Rabu, 12 Desember 2018

Maulid Nabi yang Digelar Fatayat NU Diundur karena Reuni Aksi 212

Alhasil, panitia akhirnya mengundur acara maulid dan baru dilaksanakan hari ini.

Suara.Com
Agung Sandy Lesmana | Walda Marison
Acara Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW di Istiqlal, Jakarta. (Suara.com/Walda)
Acara Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW di Istiqlal, Jakarta. (Suara.com/Walda)

Suara.com - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Fatayat NU di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat baru bisa diselengarakan pada Sabtu (8/12/2018) hari ini. Acara maulid itu digelar bersamaan dengan acara Reuni Akbar 212pada Minggu lalu.

Alhasil, panitia akhirnya mengundur acara maulid dan baru dilaksanakan hari ini.

"Minggu kemarin sebenarnya ada beberapa kegiatan masyarakat terhadap acara 212," kata Ketua NU Care-LAZISNU, Ahmad Sudrajat saat ditemui wartawan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat

Namun, Ahmad mengaku tidak terlalu mempermasalahkan acara maulid tersebut diundur karena ada aksi reuni 212. Yang terpenting, lanjutnya, acara yang digelar hari ini bisa berjalan dengan baik.

"Nah hari ini kita harap silaturahmi tetap berjalan dan 212 berjalan sehingga hanya penetapan waktu saja. Jadi semua peran masyarakat tersalurkan dalam forum yang baik sekali," kata dia.

Dari pantauan Suara.com, beberapa jemaah sudah mulai memadat ruang utama tempat digelarnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istiqlal. Namun dari beberapa penceramah yang datang, belum terlihat tokoh dan pejabat datang sebagai sebagai tamu undangan. Tokoh dan pejabat yang diundang dalam maulid tersebut di antaranya yakni Kapolri Jendral Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan salah satu penceramah kenamaan Maulana Al Habib bin Luthfi.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini