Minggu, 20 Januari 2019

Jokowi Sempat Tidak Percaya Gaji Guru Masih Ada yang Rp 300 Ribu Perbulan

Jokowi akan selesaikan persoalan guru.

Suara.Com
Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh
Jokowi Sempat Tidak Percaya Gaji Guru Masih Ada yang Rp 300 Ribu Perbulan
Presiden Joko Widodo menerima kedatangan 371 perwakilan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) di Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima kedatangan 371 perwakilan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/1/2019). Dalam sambutannya, Jokowi sempat menyinggung soal gaji guru .

Kepala Negara mengaku kaget masih ada guru-guru di Indonesia yang mendapat honor kecil sekitar Rp 300 sampai Rp 500 ribu per bulan.

"Tadi saya dengar dari pak ketua (PGSI) masih ada yang gaji Rp 300 ribu, Rp 400 ribu, Rp 500 ribu. Di dalam hati saya tidak percaya, tetapi kalau yang ngomong pak ketua ya saya harus percaya bahwa memang masih ada," ujar Jokowi di depan ratusan guru dari PGSI.

Jokowi menuturkan, peran seorang guru sangatlah penting bagi generasi muda . Sebab pendidikan adalah untuk kemajuan bangsa Indonesia.

"Peranan bapak ibu didik generasi muda penting, pendidikan adalah pintu untuk kemajuan. Hanya bangsa yang kuasai ilmu pengetahuan teknologi akan jadi bangsa maju sejahtera makmur. Peranan bapak ibu sentral," kata dia.

Capres petahana nomor urut 01 di Pemilu 2019 ini berharap persoalan-persoalan yang dihadapi para guru segera terselesaikan.

"Oleh sebab itu saya mau selesaikan persoalan tadi yang sampaikan kedua, berkaitan Inpassing (Penyetaraan) dan sertifikasi. Saya nggak tahu kenapa nggak rampung, problem ada dimana?," ucap Jokowi.

Dalam acara tersebut hadir pula Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan Muhadjir Effendy serta Ketua Dewan Pembina Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Abdul Kadir Karding.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini