Kamis, 24 Januari 2019

Korban Penipuan Wedding Organizer di Palembang Akhirnya Lapor Polisi

Keluarga korban penipuan wedding organizer di Palembang akhirnya melaporkan pelaku ke polisi.

Suara.Com
M. Reza Sulaiman
Korban Penipuan Wedding Organizer di Palembang Akhirnya Lapor Polisi
Korban penipuan wedding organizer di Palembang lapor polisi. (Dok. Suara.com/Andhiko)

Suara.com - Kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh Wedding Organizer (WO) MD di Palembang berbuntut panjang.

Keluarga ANG, yang menjadi korban penipuan dari wedding organizer tersebut melapor ke SPKT Polresta Palembang. Bersama anggota keluarga lainnya, ANG melaporkan RIY selaku pemilik WO MD atas kasus penipuan yang telah merugikan mereka.

Salah seorang anggota keluarga, Yuni, mengaku jika perbuatan yang dilakukan terlapor (RIY) telah membuat malu pihak keluarga besar. Dalam momen sakral tersebut, para tamu tidak disuguhi makan siang.

"Kami sudah menunggu itikad baik dari terlapor tapi sampai sekarang tak kunjung ada. Sehingga kami membuat laporan, keluarga sudah dibuat malu," kata Yuni.

Menurutnya, sebelum memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, kedua keluarga telah berembuk dan berbicara terlebih dahulu.

"Kesepakatannya sudah ada. Makanya kita ambil tindakan untuk melapor ke polisi. Nomor handphone terlapor juga sudah tak aktif lagi, orang tuanya pun juga tak tahu di mana dia," ujarnya di SPKT Polresta Palembang, Senin (14/1/2019).

KA SPKT Polresta Palembang, AKP Heri, membenarkan laporan tersebut telah diterima untuk ditindak lanjuti. Menurut Heri, mereka akan menyerahkan kasus tersebut kepada Satuan Reserse Kriminal untuk memburuh pelaku.

"Sekarang korban akan kita mintai keterangan, kasusnya penipuan," jelas Heri.

Diketahui sebelumnya, kasus dugaan penipuan tersebut bermula saat ANG dan FAD menggelar acara pernikahan di Gedung Sukaria, kawasan IBA Palembang pada Minggu (6/1/2019).

Wedding Organizer yang dikelola terlapor, disewa untuk mengkoordinir momen itu. Ironisnya, di tengah pesta yang sedang berlangsung, terlapor mendadak raib ketika menjelang jam makan siang.

Akibatnya, tamu yang datang ke pesta pernikahan tidak mendapat makanan. ANG dan FDL selaki mempelai pun harus menanggung malu.

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini