Aktivis HAM: Dukungan Muchdi PR Menambah Beban Jokowi

Hafiz Muhammad menduga penyelesaian kasus Munir akan terhambat setelah Muchdi PR dukung Jokowi di Pilpres 2019.

Suara.Com
Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi memberi semangat kepada ribuan pengusaha Semarang. (Suara.com/Adam Iyasa)
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi memberi semangat kepada ribuan pengusaha Semarang. (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Dukungan Wakil Ketua Umum Partai Berkarya Muchdi Purwoprandjono atau Muchdi PR kepada Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin menuai kontroversi. Kehadiran Muchdi dianggap semakin menyudutkan Jokowi dalam kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia.

Kritikan tersebut datang dari Direktur Eksekutif Human Rights Working Group (HRWG) Hafiz Muhammad. Ia mengatakan kehadiran Muchdi PR semakin menghambat Jokowi untuk membongkar kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia berat di masa lalu.

"Masuknya Muchdi sih kalau dalam kacamata kami sangat menghambat proses penyelesaian kasus Munir," kata Hafiz Muhammad saat dihubungi Suara.com, Senin (11/2/2019).

Kehadiran Muchdi PR di kubu Jokowi juga dinilai semakin menambah beban elektoral paslon 01 di Pilpres 2019, khususnya di kalangan aktivis HAM. Namun HRWG juga tidak serta merta setuju jika pendukung Jokowi akan berpindah ke Prabowo terkait adanya Muchdi PR.

"Ketika Muchdi masuk dalam tim pemenangan Jokowi ya kita anggap bagian kendala yang akan menambah beban pemerintahan Jokowi bila ke depan nanti dia terus terpilih, kalaupun tidak ya kita berhadapan juga dengan Prabowo yang juga tidak lebih baik dibandingkan Jokowi dalam konteks kasus-kasus pelanggaran HAM," jelasnya.

Sepeti diketahui pada pertengahan 2008, Muchdi PR menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir. Muchdi PR dianggap bertanggung jawab atas kematian Munir.

Dalam persidangan yang sama, terungkap bahwa pada saat Muchdi PR menjabat sebagai Danjen KOPASSUS menggantikan Prabowo, ia justru membebaskan para aktivis yang ditangkap. Pada 31 Desember 2008, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menvonis Muchdi PR bebas murni dari segala dakwaan.

Kini, Wakil Ketua Umum Partai Berkarya yang mengusung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno itu secara mengejutkan banting setir mendukung pason 01 Jokowi - Ma'ruf Amin.

Muchdi PR hadir dalam acara deklarasi dukungan 1000 perwakilan purnawirawan TNI-Polri untuk Jokowi - Ma'ruf Amin di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/2/2019) kemarin.

Selain Muchdi PR, purnawirawan yang hadir di antaranya, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Letjen TNI (Purn) Suaidi Marasabessy, Jenderal (TNI) Subagyo HS dan Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh.

Kemudian, Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi dan Marsekal (TNI) Agus Supriyatna, Jenderal Pol (Purn) Bimantoro, Jenderal Pol (Purn) Roesmanhadi dan Jenderal Pol (Purn) Da'i Bachtiar.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini