Viral Surat Maaf Subkhan: Saya Nangis di Depan Sandiaga Cuma Setingan Hoax

"Apa yang saya lakukan hanya menjalankan skenario sesuai arahan tim sukses.

Suara.Com
Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari
Viral Surat Maaf Subkhan: Saya Nangis di Depan Sandiaga Cuma Setingan Hoax
M Subkhan [Instagram]

Suara.com - Sepucuk surat permohonan maaf terbuka dari warga Brebes, Jawa Tengah, bernama M Subkhan viral di media sosial.

Dalam surat tersebut, Subkhan meminta maaf karena telah membohongi publik terkait pertemuannya dengan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.

Pada surat itu tertulis pernyataan maaf Subkhan untuk publik dan juga masyarakat Kabupaten Brebes. Tujuan dirinya meminta maaf ialah, karena merasa telah berbohong di depan Sandiaga saat berkampanye di Brebes beberapa waktu lalu.

"Selaku mantan komisioner KPU Brebes Divisi Spsialisasi, Pendidikan, Pemilihan dan Hubungan Antar Lembaga, saya merasa bersalah telah melakukan kebohongan di depan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno ketika kampanye di Brebes," ujarnya tertulis dalam surat itu.

M Subkhan [Instagram/Jokowi]
M Subkhan [Instagram]

Kemudian di dalam surat itu juga tertulis, curhatan dirinya kepada Sandiaga sebagai petani bawang merupakan skenario yang telah disusun sedemikian rupa sesuai dengan arahan dari timses.

"Apa yang saya lakukan hanya menjalankan skenario sesuai arahan tim sukses.”

Pada surat itu diketahui dibuat di Brebes pada tanggal 13 Januari 2019 dan ditandatangani oleh Subkhan beserta materai.

Saat Suara.com berusaha mengkonfirmasi kepada pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, belum ada yang bisa memastikan kebenaran dari surat itu dibuat oleh Subkhan.

Akan tetapi, Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Andre Rosiade menilai kalau surat itu ialah hoaks.

"Belum tahu. Tapi saya rasa itu hoaks," kata Andre saat dimintai konfirmasi pada Rabu (13/2/2019).

Update Berita: Setelah berita ini terbit pada Rabu (13/2) pukul 18.08 WIB, Subkhan membantah dirinya membuat surat permohonan maaf tersebut.

"Saya tidak pernah melakukan sesuatu surat pernyataan, membuat surat pernyataan apapun yang terkait dengan adanya kegiatan yang kemarin, peristiwa tanggal 11 Februari itu dipaksa, demi Allah itu tidak benar dan itu fitnah," kata Subkhan dalam sebuah potongan video.

Selengkapnya mengenai bantahan Subkhan bisa dibaca di sini

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini