FPI Akan Sweeping Warga yang Merayakan Valentine

FPI razia warga yang merayakan Valentine dengan atau tanpa pihak kepolisian.

Suara.Com
Pebriansyah Ariefana | Stephanus Aranditio
Bunga Ros untuk hadiah atau kado Valentine. (Shutterstock)
Bunga Ros untuk hadiah atau kado Valentine. (Shutterstock)

Suara.com - Front Pembela Islam atau FPI akan razia warga yang merayakan Valentine dengan terang-terangan. FPI razia warga yang merayakan Valentine ditempat umum.

FPI razia warga yang merayakan Valentine dengan atau tanpa pihak kepolisian. Mereka menilai perayaan valentine hanya berbuat maksiat.

Juru Bicara Novel Bamukmin mengatakan FPI siap mengadang seluruh kegiatan perayaan hari valentine karena tidak sejalan dengan ajaran agama Islam.

"Kalau memang ada dibuat acara secara terang-terangan yang menyimpang dari ajaran agama dan menjurus kepada kemungkaran, ya kita perangin perayaan valentine itu, baik dengan aparat ataupun tanpa aparat," kata Novel saat dihubungi Suara.com, Kamis (14/2/2019).

Dirinya akan berkoordinasi dengan jajaran pengurus FPI untuk melakukan sweeping di beberapa tempat yang terindikasi melakukan perayaan hari valentine.

"Untuk hari ini kita belum tahu koordinasinya, karena saya harus koordinasi dengan ketua lembaga dakwah kemudian juga dengan pimpinan FPI yang lain, karena mereka yang mempunyai sikap, mereka yang mempunyai aturan saya hanya mengikuti mereka," jelasnya.

Novel menambahkan Hari Valentine tidak pantas dirayakan umat islam karena perayaannya menjurus ke ajaran sesat dan tidak sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia.

"Jangan kita mengikuti budaya-budaya barat yang memang belum tentu juga ajaran agama mereka dan ini jangan sampai anak muda kita terkontaminasi dengan ajaran yang betul-betul sangat sesat," tutupnya.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini