Sembari Disetubuhi, Pemuda Bunuh Nenek Berusia 83 Tahun

Setelah itu, tersangka menyumpal mulut wanita tua itu menggunakan jilbabnya dan mengikat tangan korban.

Suara.Com
Reza Gunadha
Sembari Disetubuhi, Pemuda Bunuh Nenek Berusia 83 Tahun
Nenek Sukimen tewas dengan mulut disumpal kain dan tangan dikat. (Beritajatim.com)

Suara.com - Dedi Asmawan, pemuda 26 tahun, harus berjalan tertatih-tatih. Warga asal Desa Kauman, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri ini ditembak anggota Satreskrim Polresta Kediri karena berusaha kabur saat penangkapan.

Ia merupakan otak pembunuhan terhadap Sukinem, perempuan berusia 83 yang berprofesi sebagai pemulung dan tinggal di seputaran Pasar Setono Betek, Kota Kediri.

Dedi yang bekerja sebagaikuli bangunan tersebut tak lain adalah kekasih korban. Pasangan beda usia ini telah menjalin hubungan asmara sejak enam tahun terakhir.

Dedi akhirnya menghabisi nyawa kekasihnya karena tergiur harta yang dimiliki korban. Dalam melancarkan aksinya tersebut, ia dibantu oleh tersangka Ahmad Setiawan (25) teman satu desa.

Pemuda itu tidak serta-merta membunuh Sukinem yang lebih akrab disapa Mak Menthil. Tetapi ia sempat berhubungan badan di rumah kos korban di seputaran Pasar Setono Betek, Kota Kediri. Sementara, temannya Ahmad Setiawan menunggu di luar kos.

Saat berhubungan layaknya suami-istri tersebut, Dedi kemudian mencekik leher korban. Setelah itu, tersangka menyumpal mulut wanita tua itu menggunakan jilbabnya dan mengikat tangan korban.

Setelah memastikan kekasihnya tak bernyawa, Dedi melucuti perhiasan korban berupa dua buah cincin dan dua buah gelang.

Dia juga mengambil uang korban sebesar Rp 1,6 juta di sela-sela selendang yang dikenakan korban. Tersangka kemudian menutup korban menggunakan selendang gendong.

Kapolresta Kediri Ajun Komisaris Besar Anthon Haryadi mengatakan, kedua tersangka berhasil ditangkap setelah buron selama setengah bulan.

Tersangka Dedi terpaksa dilumpuhkan memakai timah panas di kakinya karena berusaha melarikan diri.

“Berkat kerja keras anggota, akhirnya kedua tersangka berhasil kami tangkap,” kata Ajun Komisaris Besar Anthon Haryadi seperti diberitakan Beritajatim.com, Kamis (14/2/2019).

Ia mengatakan, tersangka menghabisi nyawa korban karena ingin memiliki hartanya. Tersangka membunuh dengan cara mencekik leher dan menyumpal mulut korban menggunakan kain.

Sebelumnya diberitakan, jenasah Sukinem alias Mak Menthil ditemukan di rumah indekosnya di seputaran Pasar Setono Betek, Kota Kediri, Senin (28/2/2019). Wanita berusia 83 tahun yang sehari-hari sebagai pemulung ini tewas karena dibunuh.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini