Depresi Ditinggal Suami, Guru SD Bekap Murid Pakai Lakban

Suaminya bertugas di luar Merauke, sementara anaknya ikuti suaminya bertugas," kata dia.

Suara.Com
Agung Sandy Lesmana
Depresi Ditinggal Suami, Guru SD Bekap Murid Pakai Lakban
Ilustrasi anak dibekap pakai lakban (Facebook)

Suara.com - Aksi kekerasan di lingkungan sekolah kembali terjadi, Kali ini, terduga pelakunya adalah seorang guru SD di Marauke, Papua berinisial S. Aksi kekerasan yang dilakukan S adalah membekap seorang murid kelas V dengan menggunakan lakban. Buntut dari aksi tersebut, korban harus dilarikan ke rumah sakit lantaran kesulitan bernapas.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke, Thiasoni Betaubun mengaku telah menerima laporan terkait aksi melakban mulut yang dilakukan S. Menurutnya, aksi kekerasan itu terjadi saat proses belajar di sekolah.

"Tadi saya turun langsung ke SD itu untuk menghimpun informasi," kata Thiasoni seperti diwartakan Kabarpapua.co--jaringan Suara.com, Selasa (19/2/2019).

Dari dugaan sementara, aksi membekap muridnya dengan lakban itu karena sedang mengalami depresi setelah ditinggal suaminya bertugas di daerah lain.

“Suaminya bertugas di luar Merauke, sementara anaknya ikuti suaminya bertugas," kata dia.

Thiasoni memastikan kasus tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan. "Sudah saya damaikan dengan orang tua murid dan sudah tak ada masalah,” ujar Thiasoni.

Buntut dari insiden tersebut, lanjutnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke telah memindahkan guru S ke sekolah lain.

"Guru itu dikembalikan ke YPK Pendidikan Sekolah Wilayah dan dia dibimbing di sana,” ujarnya.

Sumber: Kabarpapua.co

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini