Miris, Anak Tahu Ibunya Disiksa Majikan di Arab Saudi dari Facebook

Turini Fatmah TKW asal Cirebon disiksa oleh majikannya di Arab Saudi.

Suara.Com
Iwan Supriyatna
Miris, Anak Tahu Ibunya Disiksa Majikan di Arab Saudi dari Facebook
TKW Turini Fatmah. (Antara)

Suara.com - Diah Ardikasari mengaku mengetahui ibunya yang bernama Turini Fatmah yang merupakan Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Cirebon disiksa oleh majikannya di Arab Saudi dari media sosial.

Menurut Diah, ibunya tersebut mengalami penyiksaan dan tidak pernah pulang ke Indonesia selama 22 tahun.

"Saya mendapatkan pesan melalui facebook messenger, isinya tentang kondisi ibu, di mana saat ini ibu sedang sakit, minta dipulangkan," kata anak Turini, Diah Ardikasari.

Diah menuturkan sudah tujuh tahun keluarga tidak mendapatkan kabar tentang Turini. Dan dia mengaku kaget saat kabar tentang ibunya tersebar di media sosial.

Saat dia mendapatkan akses untuk menghubungi ibu kandungnya, pengakuan ibunya itu disekap dan ditempatkan di ruang yang mirip gudang oleh majikan yang sekarang.

"Infonya disekap, selalu diawasi sama majikan ibu juga ditempatkan di ruangan seperti gudang, dikasih makan juga jarang," tuturnya.

Keluarga kata Diah berharap agar pemerintah bisa membantu kepulangan Turini yang saat ini entah berada di mana.

Karena menurut Diah, pihaknya sempat melaporkan ke Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan pihak BNP2TKI kesulitan mencari data tentang data Turini dan majikannya.

Sebab selama bekerja di Arab Saudi, majikan Turini tak pernah mengurus tentang perpanjangan paspor dan lainnya.

"Tahun 2017 lapor BNP2TKI, masih menunggu, katanya belum ditemukan data majikannya, katanya minim data. Selama di Arab kan paspornya tidak pernah diurus, karena majikannya seperti itu," tuturnya.

Dari keterangan keluarga, Turini diberangkatkan tahun 1998 oleh PT Bayangkara yang beralamatkan di DKI Jakarta melalui pihak sponsor dari Cirebon.

Sedangkan untuk PT Bayangkara yang memberangkatkan Turini, setelah dicari ternyata sudah tidak ada dan pihak sponsor juga sudah meninggal dunia. (Antara)

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini