Irwandi Yusuf di Mata Mantan Komandan Operasi IV GAM

Irwandi Yusuf meminta kepada kombatan GAM agar tak meminta uang kepada kontraktor maupun pengusaha sawit.

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Welly Hidayat
Irwandi Yusuf di Mata Mantan Komandan Operasi IV GAM
Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf bersiap menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (26/11). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Mantan Komandan Operasi IV GAM, Aceh Timur, Angga menuturkan, terdakwa Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf meminta kepada kombatan GAM agar tak meminta uang kepada kontraktor maupun pengusaha sawit.

Hal itu disampaikan Angga dalam kesaksiannya di perkara terdakwa Irwandi Yusuf terkait suap Dana Alokasi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2018 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019) malam.

"Beliau (Irwandi) selalu mengarahkan kami, jangan (minta uang) hentikan apapun bentuk yang menganggu perdamaian. Mari kita bangun Aceh itu dengan baik, apapun kekurangan tetap sabar," kata Angga di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019).

Angga mengakui, pasca konflik GAM memang masih meminta sejumlah uang kepada pengusaha-pengusaha di Aceh untuk memenuhi kebutuhan para kombatan GAM.

"Ini untuk kebutuhan kita kami kumpulkan," ujar Angga.

Angga juga mengaku bersyukur kepada Irwandi yang membantu anak-anak yatim kombatan GAM, sehingga mengurangi penderitaan mereka pasca konflik Aceh tersebut.

"Beliau bantu anak-anak yatim dapat hak nya, itu kami senang. Kaum dhuafa juga dapat walaupun kami belum dapat, tapi (untuk pemenuhan) hak anak yatim itu sudah mengurangi beban kami," tutup Angga.

Untuk diketahui, Irwandi Yusuf didakwa menerima uang suap senilai Rp 1,05 miliar selama menjabat Gubernur Aceh. Di dalam dakwaan, Irwandi juga diduga menerima sejumlah gratifikasi sebesar Rp 32 miliar.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini