Khodijah, Terduga Teroris Tewas Bunuh Diri Minum Cairan Pembersih di Sel

Y merupakan satu jaringan dengan terduga teroris yang ditangkap di Lampung, Sibolga serta Tanjung Balai.

Suara.Com
Reza Gunadha
Khodijah, Terduga Teroris Tewas Bunuh Diri Minum Cairan Pembersih di Sel
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Terduga teroris berinisial Y alias Khodijah (35) asal Klaten, Jawa Tengah yang baru ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri pada Kamis (14/3) pekan lalu, dinyatakan tewas pada Senin (18/3) awal minggu ini.

Berdasarkan keterangan resmi Mabes Polri, Khodijah tewas karena bunuh diri, diduga meminum cairan pemersih lantai di selnya.

"Saudara Y alias Khodijah sempat dirawat di RS Bhayangkara selama beberapa jam, dokter sudah berupaya, namun Allah berkehendak lain," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Dedi Prasetyo menuturkan, Y diperiksa di Rutan Polda Metro Jaya pada Minggu (17/3) dan ditemukan dalam keadaan sakit di ruang istirahat pemeriksaaan pada Senin (18/3) pagi.

Melihat kondisi itu, petugas jaga mengambil langkah atau upaya pertolongan pertama, tetapi kondisi terduga teroris buruk sehingga dirujuk ke RS Polri Sukanto. Namun, kondisinya tidak tertolong dan tewas pada Senin siang.

Setelah dilakukan pemeriksaan luar dan dalam di RS Polri Sukanto, ditemukan organ-organ dalam Y mengalami keadaan korosif akibat terkena asam klorida atau HCL kadar 8,5 persen.

Dedi Prasetyo menyebut keinginan Y menjadi mujahid sangat besar, apalagi terduga teroris perempuan memiliki militansi yang besar, seperti istri terduga teroris di Sibolga yang meledakkan diri.

Y merupakan satu jaringan dengan terduga teroris yang ditangkap di Lampung, Sibolga serta Tanjung Balai.

Y bersama Abu Hamzah (Sibolga) dan Putra Syuhada (Lampung) berencana membuat bom mobil dengan sasaran kantor kepolisian di Sibolga.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini