Biaya Pemilu Triliunan, Jokowi Minta Warga Tak Libur Saat 17 April 2019

"Jangan sampai ada yang golput."

Suara.Com
Dwi Bowo Raharjo
Biaya Pemilu Triliunan, Jokowi Minta Warga Tak Libur Saat 17 April 2019
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi). (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh masyarakat Indonesia yang memiliki hak pilih untuk tidak berlibur saat pencoblosan. Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk datang ke TPS pada 17 April 2019  dan menggunakan hak pilihnya dengan baik.

“Saya ajak sekali lagi, jangan ada yang berlibur. Atau kalau mau berlibur silakan, (tapi) nyoblos dulu. Jam 8 nyoblos kan masih bisa. Jam 8 nyoblos blos, jam 9 nyoblos blos, jam 10, langsung terbang berlibur silakan,” kata Jokowi setelah menunaikan ibadah salat Jumat di Halaman Masjid Baitussalam Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (29/3/2019).

Jokowi berharap tingkat partisipasi masyarakat di Pemilu 2019 meningkat. Ia tidak ingin ada masyarakat yang golput atau kehilangan hak pilihnya dalam pesta demokrasi.

“Tapi jangan sampai ada yang golput, jangan sampai ada yang tidak mencoblos di hari Rabu 17 April 2019,” katanya.

Dalam survei tterbaru CSIS menunjukan bahwa sekitar 12 juta warga lebih memilih untuk berlibur pada 17 April 2019 yang ditetapkan sebagai hari libur nasional.

“Oleh sebab itu di setiap forum-forum besar, sedang, dan kecil saya sampaikan jangan biarkan satu orang pun golput, jangan sampai biarkan satu orang pun golput,” katanya.

Lebih jauh Jokowi mengatakan, Pemilu serentak 2019 menelan biaya triliunan rupiah. Untuk itu ia berharp partisipasi masyarakat.

“Karena pemilu ini, pileg pilpres menghabiskan biaya yang triliunan, sangat rugi besar kita kalau tidak menggunakan hak pilih kita. Karena menentukan arah negara ini ke depan,” kata Jokowi. (Antara)

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini