Sampai Teriak, Debat Tensi Tinggi Razman Nasution dan Ferdinand Hutahaean

Razman Nasution dituding rasis oleh Ferdinand Hutahaean.

Suara.Com
Rendy Adrikni Sadikin
Sampai Teriak, Debat Tensi Tinggi Razman Nasution dan Ferdinand Hutahaean
Debat Razman Nasution dan Ferdinand Hutahaean. [Youtube]

Suara.com - Debat tensi tinggi terjadi antara Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Maruf Amin, Razman Arif Nasution dan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean.

Momen ini terjadi antara Razman Nasution dan Haikal Hassan dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One bertajuk 'El Clasico : Jokowi Vs Prabowo, Menang Siapa?' yang ditayangkan Selasa (9/4/2019) malam.

Berawal ketika Razman Nasution mempertanyakan keputusan Itjima Ulama yang mendukung Prabowo Subianto menjadi calon presiden. Dia pun membeberkan silsilah Prabowo Subianto yang lahir dari orangtua beda agama serta membandingkannya dengan Jokowi.

"Ini bukan kebencian saya terhadap satu ras atau membeda-bedakan. Kita tahu bahwa pak Jokowi - Maruf itu Muslim, kedua orangtuanya juga Muslim. Sedangkan pak Prabowo, orangtua perempuannya jelas Nasrani. Kalau kita kaji secara mendalam, apakah ini sudah menjadi pilihan yang tepat?" ujar Razman Nasution.

Mengklaim sebagai mantan anggota gerakan 212, Razman Nasution pun menolak jika Prabowo Subianto diusung sebagai perwakilan ulama. "Sementara, untuk menjadi imam salat pun, beliau (Prabowo) tidak bisa. Dan, itu diakui," tutur Razman.

Menanggapi pernyataan Razman Nasution, Ferdinand Hutahaean menyebut hal tersebut tidak elok dan rasisme. Menurut Ferdinand Hutahaean, Razman Nasution tidak perlu menyampaikan agama yang dianut orangtua Prabowo Subianto. Pun demikian dengan agama dari orangtua Jokowi.

"Apa yang disampaikan bang Razman itu tidak elok. Rasis. Apapun orangtua Prabowo Subianto maupun Jokowi tidak perlu disampaikan seperti itu. Itu bisa menjadi isu identitas. Hati-hati, jangan sampai isu identitas yang sudah panas ini menjadi semakin panas, bang Razman," ujar Ferdinand Hutahaean.

Pernyataan tersebut dibantah oleh Razman Nasution. Dia mengklaim tidak untuk memanas-manasi isu identitas dan rasisme. Razman Nasution menegaskan hanya mempertanyakan keputusan Itjima Ulama.

"Saya tidak memanaskan bidang itu. Saya hanya mengatakan Itjima Ulama. Mungkinkan agama saya dan bang Ferdinand berbeda? Saya mengatakan Itjima Ulama itu meminta ulama sebagai pendamping pak Prabowo. Ke sana arahnya, jangan dibelokkan. Kita kan sama," ujar Razman Nasution.

Ferdinand Hutahaean pun balik bertanya kepada Razman Nasution terkait keikutsertaannya dalam Itjima Ulama, "Nah, abang (Razman Nasution) ikut nggak dalam Itjima Ulama itu?"

Dengan tegas, Razman Nasution pun menjawab dengan nada tinggi, "Lho, saya ini pengacara Habib Rizieq bos! Saya dari sana! Saya lebih tahu 212 daripada Anda!"

Kembali, Ferdinand Hutahaean mendesak jawaban dari Razman Nasution terkait keikutsertaannya dalam Itjima Ulama, "Bang Razman ikut nggak dalam Itjima Ulama itu? Ikut nggak Itjima Ulama itu?"

Dijawab Razman Nasution, "Untuk apa? Saya kan sudah di (kubu) sini."

Pernyataan Razman Nasution di-smash balik oleh Ferdinand Hutahaean, "Nah, kalau nggak ikut, jangan mengklaim hasilnya! Itjima Ulama itu untuk yang hadir di situ!"

Mereka pun melakukan debat kusir sambil teriak mengenai Itjima Ulama. Keduanya sama-sama tidak mau mengalah dan ingin berbicara. Hingga akhirnya, pembawa acara Karni Ilyas pun menyetop debat tersebut dengan jeda iklan.

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini