PBB Gelar Upacara Penghormatan untuk Korban Kecelakaan Ethiopian Airlines

Total ada 33 staf PBB yang menjadi korban kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines

Suara.Com
Bangun Santoso
PBB Gelar Upacara Penghormatan untuk Korban Kecelakaan Ethiopian Airlines
Seorang pria menuliskan kata belasungkawa bagi para korban kecelakaan pesawat Boeing 737 MAX Ethiopia yang menewaskan 157 orang. (AFP)

Suara.com - Para pejabat PBB pada Rabu (10/4/2019) berkumpul di ibu kota Ethiopia, Addis Ababa, untuk menghormati rekan-rekan sejawat mereka yang menjadi korban kecelakaan pesawat bulan lalu dalam sebuah upacara peringatan.

Peringatan itu diadakan di Komisi Ekonomi PBB untuk Afrika untuk 33 staf PBB, yang tewas setelah pesawat Boeing 737 MAX 8 yang mereka tumpangi jatuh enam menit setelah lepas landas dari Addis Ababa pada 10 Maret.

Sekretaris Eksekutif UNECA Vera Singer serta beberapa pejabat dan staf PBB berkumpul untuk memberi penghormatan bagi jiwa-jiwa yang hilang.

Nama-nama korban, yang mewakili 17 negara, dibacakan di peringatan itu.

"Sejak kecelakaan tragis itu, PBB telah bekerja sama erat dengan Ethiopian Airlines untuk memobilisasi sumber daya dan konseling yang diperlukan untuk keluarga para korban," kata Singer dalam upacara itu seperti dilansir dari kantor berita Anadolu, Kamis (11/4/2019).

Kecelakaan Ethiopian Airlines memicu serangkaian larangan terbang bagi pesawat Boeing 737 MAX 8 oleh sejumlah negara.

Pekan lalu, CEO Boeing meminta maaf atas kecelakaan tersebut dan mengatakan bahwa perusahaan mendukung laporan investigasi yang mengungkapkan kesalahan pada sistem kendali Max 8.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini