Beredar Foto Anak SD Ditempel Stiker Jokowi, Adik Prabowo: Enggak Boleh Itu

Hasim Djojohadikusumo mengatakan BPN Prabowo - Sandiaga akan laporkan temuan itu ke Bawaslu.

Suara.Com
Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari
Beredar Foto Anak SD Ditempel Stiker Jokowi, Adik Prabowo: Enggak Boleh Itu
Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo - Sandiaga, Hasim Djojohadikusumo. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga akan segera melaporkan dugaan pelibatan anak-anak dalam kampanye Paslon nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin. Laporan itu akan ditujukan kepada Bawaslu.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo - Sandiaga, Hasim Djojohadikusumo terkait beredarnya foto yang memperlihatkan stiker kampanye Jokowi - Ma'ruf ditempel di pakaian anak SD.

"Enggak boleh itu. Nanti Habiburaokham, laporin nanti. Saya baru tahu ada anak kecil ditempel foto stiker Jokowi - Ma'ruf. Ini harus lapor," ujar Hasim di Kantor Bawaslu, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2019).

Adik kandung Capres nomor urut 02 Prabowo itu mengatakan baru mengetahui kabar tersebut.

Sebelumnya beredar dua buah foto yang menunjukkan sejumlah anak SD tengah berjejer di pinggir jalan lengkap dengan mengenakan seragam sekolah. Namun pada seragamnnya ditempel sebuah stiker dengan gambar Capres - Cawapres nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin.

Foto stiker bergambar Jokowi - Maruf di seragam anak-anak SD itu diunggah mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Ekuin) Kwik Kian Gie di akun Twitter pribadinya. Alasannya mengunggah foto itu karena merasa miris melihat anak-anak SD turut dilibatkan dalam kampannye.

"Nanti kita lapor. Pak Kwik Kian Gie masih kader PDIP tapi pendukung Prabowo-Sandi!," ujar Hasim.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini