Kemenpora Minta Generasi Milenial Jangan Golput, Ini Alasannya

Golput alias golongan putih kini ramai dibicarakan generasi milenial.

Suara.Com
M. Reza Sulaiman
Kemenpora Minta Generasi Milenial Jangan Golput, Ini Alasannya
Pelajar Sekolah Menengah Cikal Amri Cipayung melakukan simulasi Pemilu saat mengunjungi Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Kamis (19/1). (Dok. Suara.com)

Suara.com - Kemenpora Minta Generasi Milenial Jangan Golput, Ini Alasannya

Golput alias golongan putih kini ramai dibicarakan generasi milenial, terkait kekecewaan terhadap dua pasangan calon presiden yang akan bertarung di Pemilu 2019.

Atas hal tersebut, Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Asrorun Niam Sholeh menyerukan agar generasi milenial tidak golput pada Pemilu 2019.

"Generasi milenial ini bisa dikatakan sebagai generasi rasional dan optimis. Jangan sampai generasi milenial golput. Golput tidak menjadi solusi untuk Indonesia yang lebih baik," kata Niam, dalam Pelatihan Kesadaran Partisipasi Politik dan Kepemimpinan Pemuda di Jakarta, baru-baru ini, dilansir Antara.

Menurut Niam, pesta demokrasi lima tahun sekali harus disambut dengan kegembiraan dan memperkuat persaudaraan meski beda pilihan.

"Generasi milenial harus optimis dengan berpartisipasi aktif dan sadar politik untuk menyiapkan diri sebagai estafet kepemimpinan bangsa Indonesia ke depan. Insya Allah Indonesia akan tetap jaya bersama generasi milenial yang optimis," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, penggiat media sosial Sumantri juga menyerukan agar generasi milenial tidak golput dan menentukan pilihan di pemilu.

"Satu suara generasi milenial sangat penting. Jangan sampai golput dan salah pilih. Dengan memilih wakil yang tepat insya Allah akan berdampak besar ke depannya," ujarnya.

Mantri mengingatkan kepada generasi milenial tentang pentingnya literasi politik.

"Generasi milenial jangan berpikir politik itu kotor. Ingat semua kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan sampai ekonomi diambil lewat keputusan politik. Untuk itu, lihatlah politik dengan kacamata positif," ujarnya.

Ketua panitia acara Muhammad Alif Ridwan mengatakan kegiatan ini sengaja dilaksanakan untuk edukasi sekaligus upaya peningkatan partisipasi politik generasi milenial.

"Kesadaran dengan rasa memiliki bangsa Indonesia salah satunya dengan berpartisipasi aktif dalam politik," ujarnya. [ANTARA]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini