Pede Menang Versi Quick Count, Ruhut: Enggak Mungkin Jokowi Terkejar Lagi

Menurut Ruhut, dari hasil hitung cepat, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak mungkin mengejar ketertinggalan suara Jokowi-Ma'ruf.

Suara.Com
Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh
Pede Menang Versi Quick Count, Ruhut: Enggak Mungkin Jokowi Terkejar Lagi
Anggota Bidang Hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Sitompul. (Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Anggota Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul merasa percaya diri jika Jokowi akan kembali menjadi Presiden untuk kedua kalinya.

Menurut Ruhut, dari hasil hitung cepat, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak mungkin mengejar ketertinggalan suara Jokowi-Ma'ruf.

"Yakin (Jokowi dua periode). Karena kalau jarak yang sampai dua digit sudah enggak mungkin lagi itu. Enggak mungkin lagi dikejar," ujar Ruhut di Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Ruhut menyebut sistem penghitungan suara dengan cara Exit Poll dan Quick Count merupakan ilmu yang terbarukan. Namun pihaknya tetap menunggu hasil penghitungan suara dari KPU.

"Exit poll dan quick count itu ilmu terbarukan mengenai IT, kita harus hormati itu. Tapi tetap seperti yang dikatakan Pak Joko Widodo, mohon kita bersabar. Hasil hitungan manual dari KPU, karena itu bersabar dulu kita semua," ucap Ruhut.

Lebih lanjut, Ruhut mengimbau kepada seluruh pendukung Jokowi-Ma'ruf untuk rendah hati dan santun dalam menyikapi hasil hitung cepat dari sejumlah lembaga survei.

"Saya mohon sekarang kita rendah hati, karena kepemimpinan Pak Jokowi sangat santun dan rendah hati. Jadi jangan euforia berlebihan. Jangan dulu kita glory, sabar," tandasnya.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini