Gagal di Monas, Agenda Syukuran Prabowo - Sandiaga Pindah ke Kertanegara

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengatakan semula acara tersebut akan dilaksanakan dengan menggelar long march ke Monas.

Suara.Com
Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari
Gagal di Monas, Agenda Syukuran Prabowo - Sandiaga Pindah ke Kertanegara
Ketua PA 212 Slamet Maarif. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menyerukan kepada seluruh pendukung Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno untuk berkumpul di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan pada Jumat (19/4/2019).

Seruan Slamet tersebut terkait agenda syukuran atas kemenangan Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019.

Slamet mengatakan semula acara tersebut akan dilaksanakan dengan menggelar long march ke Monas. Namun kekinian, agenda tersebut diubah menjadi berkumpul di depan kediaman Prabowo.

"Acaranya akan dilangsungkan di Istiqlal dan Monas dipindahkan di tempat ini, di Rumah Pak Prabowo, Kertanegara 4," kata Slamet di Jalan Kertanegara Nomor 4, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019).

Slamet menjelaskan rangkaian yang akan dilakukan esok hari ialah diawali dengan shalat Jumat berjamaah di sekitar kediaman Prabowo. Kemudian setelah itu para pendukung akan berkumpul di depan kediaman Prabowo usai shalat magrib.

"Insyaallah badha maghrib kita baca yasin bersama rangka nifsu syaban dengan baca solawat dan sebagainya," ujarnya.

Selain itu, Slamet mengungkapkan bahwa Prabowo - Sandiaga telah diundang untuk menghadiri acara tersebut. Sejumlah tokoh partai koalisi dan ulama-ulama yang berada di barisan PA 212 juga ikut hadir dalam acara tersebut.

Lebih lanjut Slamet menyampaikan acara itu dipindahkan dari Monas menjadi di kediaman Prabowo lantaran untuk menghormati masyarakat beragama Kristen yang akan menjalankan ibadah pada hari raya Jumat Agung. Demi menjunjung tinggi toleransi, akhirnya acara tersebut dipindahkan.

"Kita khawatir mereka kawan-kawan kristiani yang akan ibadah di gereja-gereja dekat Istiqlal terganggu dengan pertimbangan itu kita pindahlan ke tempat ini agar tetap kita toleransi dengan mereka," pungkasnya.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini