DS Mabuk Tabrak Belasan Orang, Mobil Camry Miliknya Nyaris Dibakar Massa

Namun permintaan tersebut tidak diindahkan sampai akhirnya Camry milik DS tersangkut di atas trotoar dan menabrak pagar masjid.

Suara.Com
Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah
DS Mabuk Tabrak Belasan Orang, Mobil Camry Miliknya Nyaris Dibakar Massa
Mobil Camry menabrak delapan orang di wilayah Jakarta Selatan pada Kamis (18/4/2019) pukul malam. [Suara.com/Yosea Arga]

Suara.com - DS (38) pengemudi Toyota Camry hitam dengan pelat nomor B 1185 TOD menjadi bulan-bulanan massa, seusai dirinya menabrak belasan orang dari kawasan Tendean dan terhenti di Jalan Saharjo, Jakarta Selatan.

Miharja warga sekitar mengatakan, sebelum Camry milik DS berhenti di depan Masjid Baiturrahman, Jalan Dr Saharjo, ternyata DS sudah dikejar dan diminta berhenti lebih oleh para pengendara motor terutama ojek online.

Namun permintaan tersebut tidak diindahkan sampai akhirnya Camry milik DS tersangkut di atas trotoar dan menabrak pagar masjid.

Kesal dengan aksi DS yang menabrak belasan orang, massa lantas memaksa DS keluar dari mobil. Usai keluar, massa yang sudah terlanjur emosi itu pun meluapkan amarahnya pada DS. Akibatnya, ia babak belur dihajar masaa.

Tidak sampai di situ, kata Miharja, massa yang sewot juga sempat meneriaki ingin membakar mobil Camry milik DS. Namun hal tersebut urung dilakukan usai dicegah oleh warga sekitar.

"Sempat pengen dibakar mobilnya sama massa yang kebanyakan ojek online ya. Cuma saya sama warga sini tenangin, karena enggak mau cari ribut, nanti malah jadi makin enggak kondusif," ujar Miharja, Jumat (19/4/2019).

Saat itu, lanjut Miharja, polisi beserta anggota TNI juga sudah berada di lokasi guna meredam aksi massa yang hendak main hakim sendiri.

Sebelumnya, warga sekitar juga menduga bahwa DS dalam kondisi mabuk. Dugaan DS mabuk. Beberapa warga mengatakan, DS layaknya orang mabuk lantaran tercium aroma alkohol yang menyengat.

"Ya bau-baunya kaya bau minuman mahal yang dari luar," ujar Miharja.

Selain itu, Bale warga sekitar lainnya juga menduga bahwa DS dalam kondiri mabuk berat. Menurutnya, hal itu terlihat dari gelagat pelaku yang tidak memberontak saat dihakimi massa.

"Pas dihajar sama massa juga dianya diam aja, gak sakit atau apa, kayanya emang mabuk. Kalau orang sadar mah enggak mungkin bawa mobilnya begitu," ujar Bale.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini