BPN Ungkap Alasan Sandiaga Tampak Lesu Saat Deklarasi Kemenangan Prabowo

BPN juga membantah ada keretakan antara Prabowo dengan Sandiaga usai pemungutan suara Pilpres 2019

Suara.Com
Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari
BPN Ungkap Alasan Sandiaga Tampak Lesu Saat Deklarasi Kemenangan Prabowo
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). [Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/pd]

Suara.com - Hubungan Calon Presiden dengan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno sempat dikabarkan mengalami keretakan usai hari pemungutan suara Pemilu 2019. Badan Pemenangan Nasional (BPN) menegaskan Prabowo dan Sandiaga akan terus berjuang sampai titik penghabisan.

Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Andre Rosiade mengungkapkan bahwa setelah mencoblos, Sandiaga melanjutkan kegiatannya bermain gitar bersama kawan-kawan dari BPN di Prabowo - Sandiaga Media Center. Di sana, cegukan Sandiaga mulai muncul.

Meskipun mulai cegukan namun tidak menyurutkan niatnya untuk menemui relawan di Hotel Ambharawa dan melanjutkan perjalananannya ke kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan.

"Meskipun cegukan, pak Sandi tetap menyempatkan diri menemui relawan di Hotel Ambhara lalu ke Kertanegara 4 (K4) menemui pak Prabowo dan partai koalisi," kata Andre kepada wartawan, Senin (22/4/2019).

Menurut dia, kondisi kesehatan Sandiaga mulai turun pada pukul 15.00 WIB. Saat itu Prabowo sempat meminta Sandiaga untuk beristirahat di kamar lantai atas kediaman Prabowo. Saat itu Sandiaga sempat dipijat, namun cegukannya tak kunjung hilang. Khawatir dengan kondisi Sandiaga, Prabowo meminta Sandiaga untuk dibawa ke rumah sakit.

"Pak Prabowo menemui pak Sandi sebanyak tiga kali untuk menyarankan agar dibawa ke rumah sakit saja," ujarnya.

Setelah itu, Prabowo pun meninggalkan Kertanegara untuk kembali ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Saat itu Sandiaga malah didera demam serta menggigil dan langsung diberikan obat oleh dokter yang disediakan dari kepolisian. Sandiaga juga diminta untuk istirahat total.

Tampak Lesu Saat Konferensi Pers dengan Prabowo

Kehadiran Sandiaga saat konferensi pers bersama Prabowo di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan sempat menjadi tanda tanya publik. Ekspresi datar, membisu dan tampak lesu tak bersemangat tampak dari Sandiaga saat menghadiri konferensi pers tersebut.

Andre menjelaskan sebelumnya Sandiaga sempat meminta izin kepada Prabowo untuk tidak hadir dalam serangkaian kegiatan karena ingin istirahat. Sorenya, Wakil Ketua BPN Prabowo - Sandiaga, Ahmad Muzani sempat menyambangi kediaman Sandiaga untuk mengajak konferensi pers.

"Pak Sandi bilang sudah ijin sebelumnya ke pak Prabowo namun pak Sandi telepon pak Prabowo minta ke bang Sandi datang dan dengan kondisi kleyengan tapi langsung konpers," ujarnya.

Prabowo meminta Sandiaga untuk bisa hadir dalam konferensi pers untuk menepis anggapan adanya keretakan di antara keduanya. Diamnya Sandiaga saat konferensi pers disampaikan Andre karena memang sedang merasakan sakit.

"Pak Prabowo minta pak Sandi datang 15 menit saja agar rumor perpecahan itu bisa dibantah dan perpecahan itu tidak benar," tuturnya.

"Jadi kondisi bang Sandi itu memang sedang sakit saat konpres bersama pak Prabowo tali beliau meskipun diam matanya membaca surat yang dibacakan pak Prabowo," sambungnya.

Setelah pulih, Sandiaga pun menyempatkan diri untuk rapat bersama juru bicara serta juru debat pada Senin (22/4/2019). Saat itu, Sandiaga mengungkapkan bahwa dirinya bersama Prabowo tetap akan solid demi mewujudkan Indonesia Adil dan Makmur.

"Sampai titik darah penghabisan melalui pilpres ini, beliau akan berdiri tegak bersama pak Prabowo untuk mengawal perubahan menuju Indonesia Adil dan Makmur," pungkasnya.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini