Suara untuknya di Sumbar Kecil, Jokowi: Saya Masih Makan Nasi Padang kok

Ungkapan 'boikot nasi padang' sempat viral di medsos.

Suara.Com
Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Suara untuknya di Sumbar Kecil, Jokowi: Saya Masih Makan Nasi Padang kok
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi mengunjungi daerah Kemayoran Jakarta, Sabtu (26/1/2019) [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Calon presiden nomor urut 01 petahana Joko Widodo (Jokowi) mengaku tak mempermasalahkan perihal jumlah suara untuknya di Sumatra Barat (Sumbar). Ia juga mengatakan masih makan nasi padang, yang belakangan ini disebut-sebut warganet akan diboikot.

Dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (24/4/2019) malam, presenter Najwa Shihab menanyakan tanggapan Jokowi tentang kecilnya jumlah suara di beberapa daerah di luar Jawa untuknya. Padahal, selama menjabat sebagai presiden sejak 2014 lalu, Jokowi telah membangun infrastuktur di hampir seluruh penjuru Indonesia.

Jokowi menjawab, tujuannya membangun infrastuktur memang murni untuk meratakan pembangunan di Indonesia, bukan untuk mengumpulkan suara elektoral.

"Kita ini kan ingin membangun negara, ya. Ketimpangan antara barat, tengah, timur itu kelihatan sekali, terutama dalam hal pembangunan, infrastruktur. Itu yang ingin kita kejar," kata Jokowi. "Jadi kita tidak berbicara, membangun sebuah daerah itu ingin mendapatkan suara, endak, endak, jangan berpikiran seperti itu. Kita membangun ya karena daerah itu memang infrastrukturnya kurang. Bahwa nanti timbul sebuah pengaruh elektoral, itu beda soal."

Ia menambahkan, jika memperoleh banyak suara menjadi tujuan utamanya, maka dirinya tak perlu susah-susah membangun daerah-daerah di luar Jawa, karena 149 juta penduduk Indonesia merapat di Jawa.

Najwa Shihab lalu menyinggung daerah Sumatra Barat, di mana perolehan suara paslon 01 Jokowi-Maruf Amin sangat kecil.

"Tapi di daerah lain yang pembangunannya juga diperhatikan, katakanlah Sumatra Barat, Pak Jokowi. Di sana angka Bapak dan Kiai Maruf, bahkan ada hasil quick count yang menyebut, di bawah 15 persen, 85 persen suaranya ke Pak Prabowo," ujar Najwa Shihab.

Tanggapan Jokowi lagi-lagi menunjukkan bahwa ia tak terlalu memikirkannya. Dirinya kemudian mengaku masih makan nasi padang, masakan khas Padang, ibu kota Sumatra Barat.

"Sekali lagi kita membangun itu tidak pernah berpikiran seperti itu. Kalau memang ada sebuah hasil angka yang tidak sesuai yang kita harapkan, ya saya kira, inilah politik," kata Jokowi.

"Tapi yang jelas saya tetap siang hari kemarin tetap makan nasi padang kok," tambahnya sambil tertawa bersama Njawa Shihab.

Mantan Wali Kota Surakarta dan Gubernur DKI Jakarta ini kemudian mengaku, suara untuknya di sana memang dari dulu sudah kecil. Namun, ia tidak begitu memusingkannya.

"Terlalu baper saya kira," katanya.

"Oh gitu? Kalau Bapak enggak baper?" tanya Najwa Shihab.

"Enggak. Biasa aja," jawab Jokowi, sambil ketawa lagi dengan sang presenter.

Diketahui, kecilnya jumlah suara menurut quick count untuk Jokowi-Maruf di Sumatra Barat sempat menggemparkan sejumlah pendukung paslon ini di media sosial. Ungkapan 'boikot nasi padang' pun sempat viral, meski tak bertahan lama.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini