Davin Kirana Menang di Malaysia, BPN: Contoh Buruk Penyelenggara Demokrasi

Menurutnya kemenangan caleg nomor urut 2 tersebut sebagai potret buruk pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia.

Suara.Com
Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio
Davin Kirana Menang di Malaysia, BPN: Contoh Buruk Penyelenggara Demokrasi
Koordinator Juru Debat BPN Sudirman Said. (Suara.com/Tio).

Suara.com - Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menanggapi kemenangan caleg Partai NasDem Davin Kirana setelah meraih suara terbanyak di wilayah kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur, Malaysia. Padahal, nama Davin sempat tercatut dalam kasus tercoblosnya surat suara di Malaysia.

Koordinator Juru Debat BPN Sudirman Said mencurigai adanya konflik kepentingan di balik kemenangan Davin Kirana di Malaysia. Sebab, Davin merupakan anak kandung Duta Besar RI untuk Kerajaan Malaysia Rusdi Kirana.

"Ini wilayah yang disebut sebagai etika publik, antara lain mengenal asas yang namanya konflik of interest, kan dugaan di Malaysia itu kan selama ini bahwa Dubesnya tidak imparsial, tidak independen," kata Sudirman Said di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarya Selatan, Jumat (26/4/2019).

Instagram Davin Kirana ramai diserbu komentar netizen. (Instagram)
Instagram Davin Kirana ramai diserbu komentar netizen. (Instagram)

Menurutnya kemenangan caleg nomor urut 2 tersebut sebagai potret buruk pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia.

"Kami tidak menuduh apa-apa, tapi itu dua hal ini bisa dihubungkan, itulah salah satu konsen kita, kok begitu buruknya cara kita menyelenggarakan demokrasi, seorang pejabat tinggi, wakil negara, di luar negeri tidak memberikan contoh yang baik kepada warganya," jelasnya.

[Twitter]
[Twitter]

Untuk diketahui, Davin Kirana meraih suara terbanyak dengan jumlah 2.929 suara. Anak Bos Lion Air yang juga Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Malaysia, Rusdi Kirana tersebut diketahui maju menjadi caleg nomor urut 02 dari Partai Nasdem.

Suara Davin jauh mengungguli Ketua Partai Nasdem Malaysia Tengku Adnan yang hanya meraih 735 suara untuk wilayah kerja setempat.

Selain Davin, caleg nomor urut satu dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid memperoleh 2.386 suara, kemudian caleg nomor urut satu dari Partai Gerindra yang juga istri Sekjen Partai Gerindra, Hj Himmatul Aliyah SSos MSi, mendapat 2.233 suara.

Padahal nama Davin Kirana sempat mencuat saat viralnya video surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia beberapa waktu lalu. Nama Davin disebut-sebut dalam lembaran surat suara yang tercoblos, lantaran dikabarkan namanya yang tercoblos dalam surat suara tersebut.

Wilayah kerja PPLN Kuala Lumpur meliputi Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Putrajaya, Negeri Selangor, Negeri Perak, Negeri Terengganu dan Negeri Kelantan, sedangkan wilayah Caleg Daerah Pemilihan 2 meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Luar Negeri.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini