Bachtiar Nasir Kerap Mangkir, Jubir PSI: Kalah Kesatria dengan Ahok

Dalam menghadapi kasus hukum, Guntur menilai Bachtiar Nasir kalah ksatria dengan Ahok.

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Novian Ardiansyah
Bachtiar Nasir Kerap Mangkir, Jubir PSI: Kalah Kesatria dengan Ahok
Bachtiar Nasir [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyindir Bachtiar Nasir yang kembali mangkir dalam pemanggilan ketiga sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh Bareskrim Mabes Polri.

Melalui akun Twitter miliknya @GunRomli, ia justru membandingkan Bachtiar dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok yang juga pernah terlibat kasus hukum yakni penistaan agama. Dalam menghadapi kasus hukum, Guntur menilai Bachtiar kalah ksatria dengan Ahok.

"Kalah kesatria dengan Ahok saat menghadapi proses hukum, alasannya macam-macam untuk mangkir, dari kesibukan ramadan hingga menghadiri acara di Saudi ini tokoh pro Khilafah," cuit Guntur seperti dikutip Suara.com, Rabu (15/5/2019).

Diketahui, tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Bachtiar Nasir kembali mangkir dari panggilan Bareskrim Polri, Selasa (14/5/2019).

Bachtiar diketahui mengikuti sebuah konferensi Liga Muslim Dunia di Arab Saudi sampai 22 Mei 2019.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, Polri akan menjemput paksa Bachtiar pulang ke Indonesia, karena sudah tiga kali mangkir.

"Sesuai pasal 112 KUHAP ayat 2 yang menyebutkan kalau tidak hadir lagi maka penyidik punya kewenangan untuk melakukan penjemputan kepada yang bersangkutan. Kemudian nanti dibawa ke Bareskrim baru didengar keterangannya dengan status sebagai tersangka," kata Dedi di Kantor Humas Mabes Polri, Selasa (14/5/2019).

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini