Balas Sindiran OSO, Wiranto: Kesalahan Saya Tunjuk OSO Jadi Ketum

Mantan ketua umum sekaligus pendiri Hanura itu mengakui partainya kalah, lantaran tidak mencapai batas ambang parlemen sebesar empat persen.

Suara.Com
Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah
Balas Sindiran OSO, Wiranto: Kesalahan Saya Tunjuk OSO Jadi Ketum
Ketua Umum PBSI Wiranto usai melepas Tim Indonesia yang akan bertanding di Piala Sudirman 2019 di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/5/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Ketua Umum Partai Hanura sekaligus Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) menampik disalahkan dan menuding Menko Polhukam Wiranto yang justru patut disalahkan atas tidak lolosnya Partai Hanura ke parlemen. Wiranto lantas merespon balik pernyataan OSO tersebut.

Mantan ketua umum sekaligus pendiri Hanura itu mengakui partainya kalah, lantaran tidak mencapai batas ambang parlemen sebesar empat persen. Namun, ia meminta agar pihak-pihak tidak saling menyalahkan seperti halnya yang dilakukan OSO.

"Saya sebagai pendiri partai, 10 tahun mendirikan partai ini dan sudah dua kali lolos yang paling sedih kan saya sebagai pendiri, kalau kita bicara yang paling sedih. Tapi kan sudah terjadi dan gak perlu salah menyalahkan cukup introspeksi ke depan nanti kita perbaiki," tutur Wiranto di Hotel Grand Paragon, Jakarta Barat, Kamis (16/5/2019).

Wiranto kemudian juga mengakui kesalahannya yang telah menunjuk OSO sebagai ketua umum hingga membuat Hanura kalah pada Pemilu 2019.

"Tapi, kalau saya didesak terus seakan- akan salah, ya kesalahan saya cuma satu, menunjuk Pak OSO menjadi ketua umum," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Hanura sekaligus Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) mengaku tak masalah jika partai yang dipimpinnya kalah di Pemilu 2019.

Hal ini dikatakan OSO dalam sambutan buka puasa bersama yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pimpinan lembaga negara di kediamannya, Jalan Karang Asem Utara, Kuningan, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

"Biar Hanura kalah, tapi presidennya menang," ujar OSO dalam sambutannya.

Ia pun menyebut kekalahan Partai Hanura, bukan karena dirinya, melainkan dikarenakan ada campur Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura yang juga Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto.

"Tadi, ada yang bertanya kenapa Hanura kalah? Tanya Wiranto bukan saya. Orang yang bikin kalah dia (Wiranto) kok," kata dia.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini