Tak Pusingkan SBY Dirisak, Ferdinand: Kalau ke Ibu Ani, Saya Lawan!

Ferdinand Hutahaean diketahui telah berhenti dukung Prabowo-Sandiaga.

Suara.Com
Reza Gunadha | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Tak Pusingkan SBY Dirisak, Ferdinand: Kalau ke Ibu Ani, Saya Lawan!
Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Emosi Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean memuncak, kala hinaan dari warganet ditujukan pada mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Hal tersebut ia sampaikan sembari membandingkan reaksinya sendiri terhadap perundunganan yang diterima mantan presiden sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan pada istrinya, Ani Yudhoyono.

Ferdinand Hutahaean mengakui, tak begitu ambil pusing kalau SBY dirisak warganet. Tanggapan yang ia berikan pun diakuinya masih berada dalam batas norma yang berlaku.

Namun, jika yang menjadi korban adalah Ani Yudhoyono, Ferdinand Hutahaean mengatakan tak akan tinggal diam, melainkan melawan di perundung.

"Yes! Kemarin-kemarin SBY di-bully, kami tanggapi normatif. Tapi kalau sudah ke Ibu Ani, yang sedang sakit, saya akan lawan!" serunya di Twitter, Senin (20/5/2019).

Cuitan Ferdinand Hutahaean - (Twitter/@FerdinandHaean2)
Cuitan Ferdinand Hutahaean - (Twitter/@FerdinandHaean2)

Sebelumnya diberitakan, politikus yang telah dikenal sebagai Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu baru saja menyatakan diri berhenti mendukung Prabowo-Sandiaga.

Alasan yang ia lontarkan berhubungan dengan hinaan dari akun buzzer pada Ani Yudhoyono, yang saat ini sedang berjuang melawan kanker darah.

"Pagi ini, saya menemukan bully-an yang sangat tidak berperikemanusiaan dari buzzer setan gundul yang mengolok Ibunda Ani yang sedang sakit. Sikap itu sangat BRUTAL," cuit Ferdinand Hutahaean, seperti dikutip Suara.com, Minggu (19/5/2019). "Atas perilaku brutal buzzer setan gundul itu, saya FERDINAND HUTAHAEAN, saat ini menyatakan BERHENTI MENDUKUNG PRABOWO SANDI."

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini