Situasi Jakarta Terkini, Pasar Tanah Abang Kembali Bergeliat Usai Kerusuhan

Sejumlah ruas jalan di sekitar Pasar Tanah Abang kini kembali macet, semua blok di pasar tersebut juga sudah mulai buka

Suara.Com
Bangun Santoso | Stephanus Aranditio
Situasi Jakarta Terkini, Pasar Tanah Abang Kembali Bergeliat Usai Kerusuhan
Situasi Pasar Tanah Abang usai dilanda kerusuhan buntut aksi 22 Mei 2019. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Aktivitas pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat kembali terlihat pada Jumat (24/5/2019) usai dilanda kerusuhan saat aksi 22 Mei 2019. Lalu lintas juga sudah kembali padat di sekitar Tanah Abang.

Berdasarkan pantauan Suara.com, kemacetan sudah terjadi sejak pukul 07.30 WIB dari Jalan Cideng Timur dan Jalan Jati Baru akibat pengalihan arus di sekitar Istana Merdeka yang ditutup demi keamanan.

Padahal selama 2 hari sejak kerusuhan, Pasar Tanah Abang menjadi sepi karena semua toko tutup dan masih tersisa gas air mata akibat kerusuhan.

Di Stasiun Tanah Abang terlihat penumpang sudah bisa beraktivitas normal, ribuan orang lalu lalang keluar dari stasiun dan berpindah ke moda transportasi lain seperti ojek online dan bus TransJakarta yang juga sudah mulai beroperasi kembali.

Pagi ini, di semua blok Pasar Tanah Abang sudah mulai buka dan kegiatan perekonomian di pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara ini mulai bergeliat lagi.

Situasi Pasar Tanah Abang usai dilanda kerusuhan buntut aksi 22 Mei 2019. (Suara.com/Stephanus Aranditio)
Situasi Pasar Tanah Abang usai dilanda kerusuhan buntut aksi 22 Mei 2019. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Salah satu kuli panggul, Jaka (30) mengaku senang bisa kembali bekerja setelah Pasar Tanah Abang buka kembali. Dia berharap kerusuhan tidak terjadi lagi mengingat Tanah Abang sedang sibuk-sibuknya melayani pembeli jelang lebaran.

"Senang lah mas, dari kemarin gak tau mau ngapain, di rumah doang, ya itung-itung istirahat lah bentar, hari ini kerja lagi," kata Jaka kepada Suara.com, Jumat (24/5/2019).

Sebelumnya, Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin memperkirakan kegiatan perekonomian di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat merugi sekitar Rp 200 miliar per harinya akibat kerusuhan yang terjadi setelah KPU mengumumkan hasil Pemilu 2019.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini