Ajukan Gugatan Prabowo, Bambang Widjojanto Bawa 51 Alat Bukti ke MK

Mantan ketua KPK itu hanya memberi sedikit bocoran ke 51 itu merupakan gabungan dari dokumen dan saksi.

Suara.Com
Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio
Ajukan Gugatan Prabowo, Bambang Widjojanto Bawa 51 Alat Bukti ke MK
Ketua Tim Hukum Prabowo - Sandiaga Bambang Widjojanto memberikan keterangan pers di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Tim kuasa hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mengajukan 51 bukti saat mengajukan gugatan hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tapi, mereka belum mau merinci bukti-bukti tersebut.

Ketua tim kuasa hukum Prabowo - Sandi, Bambang Widjajanto (BW) mengatakan dirinya enggan mengungkapkan apa saja poin gugatan mereka.

"Saya bisa menjelaskan tapi tidak bisa dijelaskan hari ini," kata BW di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). 

Mantan ketua KPK itu hanya memberi sedikit bocoran ke 51 itu merupakan gabungan dari dokumen dan saksi.

"Ada kombinasi dokumen dan saksi. Ada saksi fakta dan saksi ahli. Baru 51," ujar mantan pimpinan MK ini. 

Meski demikian, BW memberi sedikit bocoran. Bukti yang diajukan merupakan gabungan dari dokumen dan saksi. 

Dia berjanji nantinya semua barang bukti dan temuan akan dibeberkan ke publik saat di persidangan.

"Insyallah pada waktu yang tepat kami akan melengkapi bukti-bukti yang diperlukan dan menambahkan apa-apa yang penting yang diperlukan untuk proses mengungkap kebenaran di Mahkamah Konstitusi ini," pungkas BW.

Berdasarkan pantauan suara.com, BW membawa 1 bundel buku dan flashdisk hitam yang diklaim sebagai daftar alat bukti gugatan. Buku itu tebal dan berwarna putih.

Sementara, Prabowo Subianto tidak mengiringi para kuasa hukumnya mendaftarkan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi, Jumat (24/5/2019) malam. Prabowo dikabarkan melayat ke rumah mendiang Ustaz Arifin Ilham di Bogor, Jawa Barat.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini