Kena Pasal Berlapis, Emak-emak yang Ajak Ganti Foto Jokowi Resmi Ditahan

"Karena ancaman hukumannya di atas 5 tahun, maka tersangka dapat dilakukan penahanan..."

Suara.Com
Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio
Kena Pasal Berlapis, Emak-emak yang Ajak Ganti Foto Jokowi Resmi Ditahan
Asteria Fitriani - (Instagram/@neckoja)

Suara.com - Asteria Fitriani, seorang ibu sekaligus warga Koja, Jakarta Utara resmi ditahan polisi setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, penahanan terhadap Asteria dilakukan setelah dilakukan penangkapan pada Rabu (10/7/2019) kemarin.

"Karena ancaman hukumannya di atas 5 tahun, maka tersangka dapat dilakukan penahanan. Oleh karena itu, saat tersangka ditangkap hari Rabu, ini sudah 1x24 jam. Sudah masuk penahanan," kata Budhi di Polres Metro Jakarta Utara, Kamis (11/7/2019).

Kasus ini berawal setelah Asteria mengunggah berisi ajakan untuk mengganti foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedam di sekolah. Asteria diketahui merupakan wali murid di SMPN 30 Jakarta Utara.

Polisi menilai Asteria dianggap menyebar ujaran kebencian, menyiarkan berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran, menghasut supaya tidak menurut peraturan perundang-undangan, dan menghina sesuatu kekuasaan yang ada di Indonesia.

Dalam kasus ini, wanita berhijab itu dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 a ayat 2 Undang-Undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE jo pasal 14 ayat 1 atau ayat 2, atau pasal 15 UU RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Ia juga dikenakan Pasal 160 KUHP atau Pasal 207 KUHP. Atas penerapan pasal tersebut, Asteria terancam hukuman maksimal enam tahun penjara atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Sebelumnya, Asteria Fitriani mendadak viral di media sosial karena membuat status ajakan untuk tidak memasang foto presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo - Maruf Amin di dinding sekolah.

"Kalau boleh usul, di sekolah-sekolah tidak usah lagi memajang foto presiden dan wakil presiden. Turunin saja foto-fotonya. Kita sebagai guru nggak mau kan mengajarkan anak-anak didik kita tunduk, mengikuti dan membiarkan kecurangan dan ketidakadilan? Cukup pajang foto goodbener kita saja. Gubernur Indonesia Anies Baswedan tulis Asteria dikutip Suara.com pada Jumat (28/6/2019).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini