Polisi Pastikan Terduga Teroris Magetan adalah Bendahara Jamaah Islamiyah

Dedi mengatakan, hingga kini penyidik masih mendalami peran SA dalam mengatur perekonomian JI.

Suara.Com
Reza Gunadha | Stephanus Aranditio
Polisi Pastikan Terduga Teroris Magetan adalah Bendahara Jamaah Islamiyah
Penampakan aparat saat menggeledah rumah terduga teroris di Magetan. (Beritajatim.com).

Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengungkapkan, salah satu terduga teroris berinisial SA yang ditangkap di Candirejo, Magetan, Jawa Timur pada Rabu (3/7), adalah bendahara kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

SA berperan merupakan salah satu struktur sentral di Jamaah Islamiyah, dia bertugas mengatur aliran uang organisasi terlarang itu.

"(SA) Bendahara itu, termasuk struktur sentral JI model baru," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019).

Dedi mengatakan, hingga kini penyidik masih mendalami peran SA dalam mengatur perekonomian JI.

"Masih mendalami bendahara JI yang ditangkap di Jawa Timur, karena dia yang diduga mengelola ekonomi JI," ucapnya.

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri mengamankan dua terduga teroris di Magetan, Jawa Timur pada Rabu (3/7/2019) lalu. Dua terduga teroris itu merupakan SA (51) dan anaknya HA (24).

Polri sebelumnya menerangkan kelompok terduga teroris JI pimpinan Para Wijayanto memiliki usaha yang dijadikan sumber pendanaan kegiatan mereka.

Salah satu bisnis kelompok ini adalah di bidang perkebunan. Namun polisi masih mendalami jenis-jenis usaha lain yang mereka geluti.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini