Ditawari Pekerjaan di Indonesia, Atlet Beken Australia Jadi Korban Penipuan

Ia diminta membayar sejumlah uang dan diculik ke sebuah tempat asing.

Suara.Com
Reza Gunadha | Husna Rahmayunita
Ditawari Pekerjaan di Indonesia, Atlet Beken Australia Jadi Korban Penipuan
Damien Rider. (Instagram/@damienrider)

Suara.com - Pengakuan mencengangkan datang dari Damien Rider, atlet sekaligus bintang asal Autralia yang menjadi korban penipuan di Indonesia.

Insiden apes itu terjadi setahun silam, tapi beru kekinian diungkap ke media. Dalam sebuah wawancara dengan radio 2GB's Ben Fordham, Damien membeberkan kejadian yang dialami.

Awalnya, ia ditawari pekerjaan yang menggiurkan di tanah air setelah menjadi sampul majalah Men Health pada 2015.

Orang itu mengaku sebagai Wendy Murdoch, mantan istri bos media Rupert Murdoch. Seketika, penipu itu mengaku memiliki sebuah acara TV dan menginginkan Damien Rider sebagai bintang.

"Saya berbicara dengan seorang yang mengaku sebagai Wendy Murdoch. Mereka mengaku memiliki serial TV yang ingin dinaikkan," ungkap Damien Rider seperti yang dikutip dari laman news.com.au.

Setelah diterima, Damien meminta jadwal dan naskah tentang acara itu. Tak lama, penipu langsung memberikan apa yang atlet itu inginkan.

Damien Rider. (Instagram/@damienrider)
Damien Rider. (Instagram/@damienrider)

"Semuanya cocok dengan apa yang saya inginkan. Mereka mengirimkan kepada saya NDA, naskah dan jadwal kemana kami akan pergi," imbuhnya.

Tak disangka, ternyata lokasi yang dituju adalah Indonesia. Namun keanehan terjadi setibanya Damien Rider di Jakarta.

Seorang meminta uang sebesar USD 4 ribu. Setelah itu, atlet tersebut diajak ke sebuah lokasi di Pulau Jawa yang disebutnya sebagai tempat aneh.

Damien Rider. (Instagram/@damienrider)
Damien Rider. (Instagram/@damienrider)

Di sana, ia diminta untuk menginap di hotel bintang lima dan belajar tentang budaya lokal setempat. Merasa tak nyaman, ia menyerahkan uang USD 1.000 dan kembali ke Australia.

Kemudian ia melaporkan kejadian yang baru saja dialami ke pihak kepolisian New South Wales (NSW). Apes, para petugas malah menertawakannya karena teryata kejadian serupa bukan yang kali pertama terjadi.

Kepolisina NSW lalu memasang imbauan di media sosial untuk mencegah kasus penipuan. Sebelumnya, pihak FBI juga memasang pengumuman terkait pencarian korban penipuan di industri hiburan yang melakukan perjalanan ke Indonesia pada 2013.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini