Gunung Bromo Meletus, Desa Ngadas Diterjang Banjir Lumpur

Dalam rekaman video yang terekam menujukkan banjir lumpur atau lahar dingin yang bercampur abu vulkanik di lautan pasir Bromo beredar.

Suara.Com
Chandra Iswinarno
Gunung Bromo Meletus, Desa Ngadas Diterjang Banjir Lumpur
Ilustrasi lahar dingin. [Berita Jatim]

Suara.com - Letusan Gunung Bromo yang diikuti dengan keluarnya lahar dingin mengakibatkan banjir lumpur di Desa Ngadas Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Jumat (19/7/2019) malam.

Dalam rekaman video yang terekam menujukkan banjir lumpur atau lahar dingin yang bercampur abu vulkanik di lautan pasir Bromo beredar.

"Banjir lumpur bengi-bengi Gaes (malam-malam),” kata seorang warga di Video yang dikirim Kades Ngadas Mujianto seperti dilansir Beritajatim.com - jaringan Suara.com.

Sejumlah Video lain juga beredar di grup media sosial yang menggambarkan banjir lahar dingin menerjang lautan pasir Gunung Bromo.

Sementara Kepala Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Mujianto mengatakan, situasi dan kondisi di Desa Ngadas masih cukup aman terkendali.

"Malam ini langit cerah. Hujan abu juga tidak ada. Karena sempat tertiup angin ke barat daya dan selatan," kata Mujianto.

Untuk diketahui, Gunung Bromo meletus diikuti dengan keluarnya lahar dingin. Letusan tersebut terjadi setelah perayaan Hari Raya Yadnya Kasada yang digelar Suku Tengger di kawasan Gunung Bromo pada Rabu (17/7/2019) malam hingga Kamis (18/7/2019).

"Telah terjadi erupsi Gunung Bromo di Jawa Timur pada tanggal 19 Juli 2019 pukul 16.37 WIB selama kurang lebih tujuh menit, namun tinggi kolom abu tidak teramati," kata Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan saat dihubungi dari Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat malam.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini