Prabowo dan Amien Diminta Jemput Rizieq, Lieus: Terlalu Lama di Pengungsian

Selain Lieus Sungkharisma, Titiek Soeharto juga disebut melayangkan permintaan agar Prabowo dan Amien Rais menjemput Rizieq Shihab.

Suara.Com
Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Prabowo dan Amien Diminta Jemput Rizieq, Lieus: Terlalu Lama di Pengungsian
Lieus Sungkharisma saat ditemui wartawan di Rumah Prabowo, Kertanegara. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Sejumlah tokoh meminta agar Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Pembina Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais segera menjemput Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Permintaan tersebut disampaikan setelah Prabowo melakukan pertemuan Presiden Joko Widodo.

Koordinator Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, Lieus Sungkharisma menyebut permintaan itu sudah disampaikannya saat bertemu Amien Rais. Lieus menganggap Rizieq sudah waktunya pulang karena Pemilu sudah selesai.

“Sudah terlalu lama Habib Rizieq tinggal di pengungsian. Kini pemilu sudah usai. Sudah saatnya Habib Rizieq dibawa pulang," ujar Lieus dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com pada Sabtu (20/7/2019).

Lieus melalui organisasi yang dipimpinnya, mengaku sudah menyampaikan permintaan tersebut langsung kepada Prabowo dan Amien Rais. Ia menganggap Rizieq sebagai aset bangsa yang harus dihormati.

“Jadi, ini adalah aspirasi masyarakat yang disuarakan melalui Rumah Aspirasi. Karena itulah saya sampaikan permintaan itu pada Pak Amien dan Pak Prabowo,” ujar Lieus.

Prabowo dan Amien diminta tak perlu mempertimbangkan apapun untuk segera menjemput. Lieus menganggap dua tokoh itu adalah orang yang paling mumpuni untuk segera menjamput Rizieq.

"Cukup mereka bawa pulang Habib Rizieq ke Indonesia dengan selamat," tutur Lieus.

Selain Lieus, Titiek Soeharto juga disebut melayangkan permintaan yang serupa. Permintaan tersebut disampaikan kepada tokoh dari Mega Bintang Mudrik Sangidu dan tokoh Pergerakan Solo, Endu Marsono.

Endu menganggap banyak hal yang lebih penting dari pada melakukan rekonsilisasi dan pembagian kursi Menteri. Salah satunya adalah menjemput Rizieq.

“Ada hal lebih mendesak untuk merajut kembali kebersamaan dan membangun persatuan dan kesatuan," kata Endu.

Menurut Mudrik, Titiek menganggap Prabowo dan Amien Rais adalah tokoh yang memiliki kans paling besar untuk memulangkan Rizieq.

Karena itulah, ia meminta Pak Amien dan Pak Prabowo menyediakan waktu khusus menjemput Rizieq dari tempat pengungsiannya. Titiek meminta Prabowo dan Amien Rais meluangkan waktunya.

"Ia meminta Pak Amien dan Pak Prabowo menyediakan waktu khusus untuk menjemput Habib Rizieq dari tempat pengungsiannya," pungkas Endu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini