Kampung Zumi Zola Geger Ada Suami Bunuh Istri, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa

Korban Rahmah terakhir kali terlihat pergi bersama suaminya sebelum akhirnya ditemukan tewas di kebun

Suara.Com
Bangun Santoso
Kampung Zumi Zola Geger Ada Suami Bunuh Istri, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa
Ilustrasi (Foto: shutterstocks)

Suara.com - Warga Desa Simbur Naik, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi dihebohkan dengan insiden pembunuhan pada Rabu (14/8) pagi, sekitar pukul 10.00 WIB.

Kabupaten Tanjabtim di Provinsi Jambi diketahui adalah kampung keluarga besar bekas artis dan pesinetron Zumi Zola. Di mana Zumi Zola sebelumnya sempat menjabat Bupati Tanjabtim hingga kemudian duduk sebagai Gubernur Jambi sebelum akhirnya tersangkut kasus suap dan ditahan KPK.

Korban diketahui bernama Rahmah (35) warga Parit 5, RT 14 Dusun Cenrawasih, Desa Simbur Naik. Saat ditemukan korban dalam keadaan sudah tak bernyawa di sebuah kebun di kawasan Parit 6 di RT 14 Dusun Cendrawasih.

Diduga korban dibunuh oleh orang dekatnya, yang tak lain merupakan suaminya. Sebab menurut informasi yang didapat, ketika berangkat dari rumah, korban tampak bersama suaminya dengan mengendarai motor menuju kebun. Sementara diketahui juga, bahwa pelaku memiliki riwayat gangguan jiwa yang sering kambuh.

Hal tersebut dibenarkan Kades Simbur Naik, Faisal. Menurut dia, diketahui Hamsah memiliki gangguan kejiwaan. Kondisi Hamsah tersebut sudah diderita sejak lama, namun warga tidak menduga Hamsah tega menghabisi nyawa istrinya sendiri.

“Kalau dari cerita warga memang suaminya sedikit mengalami gangguan kejiwaan, namun kumat-kumatan," ujarnya dilansir Jambiseru.com (jaringan Suara.com).

Dikatakannya pula, untuk keseharian korban maupun pelaku dikenal baik dan membaur dengan masyarakat. Keduanya selalu bersama baik ketika bekerja ke kebun maupun beraktifitas lainnya.

Camat Muara Sabak Timur, Zulfaisal membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, pembunuhan tersebut baru diketahui sekitar pukul 10.00 WIB. Untuk kronologis lengkapnya Zulfaisal mengaku belum mengetahui.

“Sebab, pada saat kejadian di TKP hanya ada suaminya dan korban. Jadi tidak ada yang melihat bagaimana kejadiannya,” kata Zulfaisal ketika dihubungi via telepon, Rabu (14/8/2019).

“Namun saat ini korban sudah di rumah duka, sedangkan pelaku masih berkeliaran belum ditangkap masih membawa parang,” sambungnya.

Sementara itu, Kapolres Tanjabtim, AKBP Agus Desri Sandi saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi pembunuhan di wilayah Simbur Naik, Kecamatan Muara Sabak Timur. Anggota Polsek Muara Sabak Timur dan tim Reskrim Polres Tanjabtim tengah mengejar pelaku.

“Saat ini masih proses pengejaran pelaku yang kabur ke daerah Sungai Raya,” katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini