Soal Kabinet Baru Jokowi, Demokrat: Bukan Masalah Dapat Menteri atau Tidak

Lagi pula, kata Nurhayati, Demokrat juga sama sekali tak pernah menyodorkan nama menteri kepada Jokowi.

Suara.Com
Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah
Soal Kabinet Baru Jokowi, Demokrat: Bukan Masalah Dapat Menteri atau Tidak
Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Nurhayati Assegaf. (suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Partai Demokrat mengaku tak masalah jika tak mendapat jatah kursi menteri apapun di dalam kabinet Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi), menyusul sikapnya yang berkeinginan untuk mendukung pemerintah.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Assegaf mengatakan pemilihan menteri merupakan hak prerogatif presiden sehingga Demokrat tak mau ikut mencampuri.

"Untuk Demokrat saya kira bukan masalah menteri atau tidak menteri. Tapi ketika kami sudah menyatakan kami bersama pemerintah apapun keputusan pemerintah akan kami hargai khususnya presiden Jokowi selaku presiden terpilih ya hak prerogatif presiden," kata Nurhayati di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Lagi pula, kata Nurhayati, Demokrat juga sama sekali tak pernah menyodorkan nama menteri kepada Jokowi.

"Jadi kami bukan masalah dapat atau tidak dapat kursi (menteri), selama ini Demokrat tidak pernah menyodor-nyodorkan menteri juga," katanya.

Diketahui, Presiden Jokowi mengungkapkan, sudah merampungkan penyusunan kabinet untuk membantu tugas-tugasnya dan wakil presiden terpilih Maruf Amin pada periode kepemimpinan 2019 – 2024.

Meski sudah rampung menyusun nama-nama menterinya, Jokowi masih menunggu waktu yang tepat untuk dimaklumatkan kepada publik.

"Penyusunan kabinet mendatang sudah selesai. Sudah rampung. Tinggal diumumkan saja," kata Jokowi saat bertemu dengan para pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Merdeka, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).

Jokowi yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno saat bersamuh dengan para pemred tersebut mengatakan, kabinet mendatang diharapkan mampu bekerja secara cepat dan memunyai parameter keberhasilan kerja terukur.

Soal komposisi kabinet, Jokowi memastikan pos-pos menterinya diisi oleh tokoh-tokoh dari beragam kalangan.

“Semua unsur terwakili, profesional, partai politik, agamawan, daerah, gender, semuanya,” kata Jokowi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini