Menpora Pantau Paskibra yang Mendadak Dicopot

Dari Mekah, Menpora melakukan video call dengan Koko.

Suara.Com
Reza Gunadha | Husna Rahmayunita
Menpora Pantau Paskibra yang Mendadak Dicopot
Anggota Paskibraka diberhentikan secara mendadak. (Twitter/@Siti_Tarna)

Suara.com - Viralnya pasukan pengibar bendera (Paskibra) Koko yang mendadak dicopot mengundang kepedulian dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Menpora yang tengah menunaikan ibadah haji menghubungi langsung Koko.

Hal itu ditunjukkan lewat unggahan baru akun Instagram @nahrami_imam. Dalam video pendek yang dibagikan, tampak Imam Nahrawi tengah melakukan panggilan video.

Saat dihubungi, Koko mengaku sedang berada di polres. Selanjutanya Menpora bertanya terkait posisi Koko di Paskibra.

"Gimana sudah dipanggil untuk Paskibraka?" tanya Menpora.

Terdengar samar, Koko menjawab belum ada kejelasan soal posisinya yang langsung dikonfirmasi Menpora.

"Gimana dicancel, belum masuk ya? Kamu memang cadangan ya Ko?" tukas Imam Nahrawi.

Koko pun langsung menimpalinya di akhir video.

"Iya Pak," sahut Koko.

Imam Nahrawi melakukan panggilan video dengan Koko. (Instagram/@imam_nahrawi)
Imam Nahrawi melakukan panggilan video dengan Koko. (Instagram/@imam_nahrawi)

Melihat apa yang dilakukan Imam Nahrawi, warganet pun ramai memberikan komentar positif. Tak sedikit dari mereka yang menyuarakan dukungan.

"Terimakasih pak sudah sangat perhatian terhadap masa depan bangsa dan keadilan," tulis @martapurapedia.

"Terus pantau pak kasus Koko ini, semoga bapak diberikan kesehatan, semua harus sama rata pak jangan ada yang dibeda bedakan, mau anak pejabat atau anak jenderal pun yang namanya ikut seleksi harus tetap ikut pak, bukan dengan kewenangan orangtuanya...," kata @ageonexi.

Sosok Koko menjadi pembicaraan setelah mencurahkan kesedihan. Ia yang mengaku sudah mengikuti seleksi sampai ukur baju dan sepatu tiba-tiba dicopot dari anggota Paskibra Kabupaten Labuhan Batu.

Keputusan itu dianggap janggal, karena setelah Koko dicopot posisinya digantikan oleh pemuda yang diduga anak pejabat. Pemuda tersebut bahkan tidak mengikuti tahap seleksi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini