Mabes Polri: Habibie Bapak Demokrasi, Putra Terbaik Bangsa

"Beliau sebagai bapak demokrasi dan bapak kemajuan teknologi Indonesia merupakan putra terbaik bangsa Indonesia," ucap Dedi.

Suara.Com
Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio
Mabes Polri: Habibie Bapak Demokrasi, Putra Terbaik Bangsa
Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Markas Besar Polri mengucapkan turut berduka atas meninggalnya Presiden ke-3 RI BJ Habibie di Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019) 18.05 WIB.

"Polri turut menghaturkan belasungkawa dan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya presiden RI ke-3 BJ Habibie," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (11/9/2019).

Bagi Polri, Habibie adalah sosok bapak demokrasi sekaligus teknologi bagi bangsa Indonesia.

"Beliau sebagai bapak demokrasi dan bapak kemajuan teknologi Indonesia merupakan putra terbaik bangsa Indonesia," ucap Dedi.

"Seluruh bangsa merasa kehilangan dan mendoakan semoga arwah beliau mendapat tempat yang terbaik di sisi-Nya. Amin."

Diketahui, Presiden Ketiga RI, BJ Habibie telah menghembuskan nafas terakhirnya. Habibie wafat di ruang CICU, Paviliun Kartika RSPAD Jakarta Pusat.

Menurut putra Kedua Habibie, Thareq Kemal Habibie, ayahnya meninggal pukul 18.05 WIB. Ia menyebut penyebabnya adalah faktor usia.

"Saya harus menyampaikan ini, bahwa Ayah saya, Presiden Ketiga RI, BJ Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB," ujar Thareq di RSPAD Gatot Soebroto.

Ia menyebut faktor lainnya adalah karena jantung yang sudah melemah. Ia mengapresiasi dokter yang sudah berusaha semampunya untuk menyembuhkan Habibie.

Jenazah Habibie sendiri sudah dipulangkan ke rumah duka di kawasan Jalan Patra Kuningan XIII Kuningan Timur, Jakarta Selatan. Nantinya, jenazah Habibie akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, tepat di sebelah kuburan sang istri, Ainun Habibie.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini