Bisikan Quraish Shihab Ini Bikin Habibie Menangis Sebelum Wafat

Pengakuan Quraish Shihab ketika menjenguk sahabatnya, BJ Habibie.

Suara.Com
Rendy Adrikni Sadikin
Bisikan Quraish Shihab Ini Bikin Habibie Menangis Sebelum Wafat
BJ Habibie di depan makam Hasri Ainun. (@janethesss/instagram)

Suara.com - Kepergian Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie alias BJ Habibie di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019) petang, memukul dan memantik duka cita banyak pihak.

Salah satunya adalah ulama dan cendekiawan muslim, Quraish Shihab. Dia menjadi salah satu orang yang berkesempatan mendampingi saat-saat terakhir BJ Habibie sebelum berpulang.

Bersama sang anak Najwa Shihab, Quraish Shihab membesuk pada Rabu 11 September 2019 pagi. Ketika itu, dia sempat membisikkan sebuah kalimat sehingga membuat BJ Habibie menangis.

“Alhamdulilah (saya) bisa masuk ke ruangan, melihat Pak Habibie dan sempat membisikkan beberapa kalimat yang beliau tangkap setelah menatap wajah saya dan mengenal,” ujar Quraish Shihab dalam acara Mata Najwa Trans 7.

Apa yang dibisikkan oleh Quraish Shihab hingga membuat Bj Habibie meneteskan air mata?

Quraish Shihab berbisik kepada Habibie, bahwa curahan rahmat Allah akan tertuju ke Habibie melalui pintu ilmu. Sebab, Habibie merupakan ilmuwan yang mengawinkan ilmu dan agama.

"Yang saya bisikkan ke beliau adalah apa yang yang dipilih Allah itulah yang terbaik. Kemudian, saya katakan: 'Pak, curahan rahmat Allah, akan tertuju pada bapak melalui pintu ilmu karena bapak adalah seorang ilmuwan yang selalu berusaha menggandengkan ilmu dan agama," tuturnya.

Quraish Shihab melanjutkan, "Kita tahu yang dipopulerkan Pak BJ Habibie dan Jimly (Asshiddiqie) ialah imtek dan imtaq."

Pun Quraish Shihab menyaksikan Habibie menitikkan air mata setelah mendengar bisikan dari sahabatnya tersebut. Itu, imbuhnya, menandakan Habibie sadar.

“Saya lihat Pak Habibie mencucurkan air mata, itu tanda bahwa beliau sadar, beliau mengenal dan saya harapkan dengan dengarkan itu beliau legowo untuk bertemu Allah SWT,” kata Quraish.

Karena itu, menurut Quraish Shihab, dirinya meyakini bahwa Habibie sudah siap untuk bertemu Tuhan yang Maha Esa.

“Beberapa hari yang lalu beliau sampaikan kepada sahabat-sahabatnya rupanya beginilah rasanya orang yang akan meninggal, jadi Pak Habibie sudah siap bertemu dengan Tuhan,” kata Quraish Shihab.

Prof Dr Ing H Bacharuddin Jusuf Habibie FREng lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936. Ia meninggal di Jakarta, 11 September 2019, pada umur 83 tahun.

Dia adalah Presiden Republik ketiga Indonesia. Sebelumnya, BJ Habibie menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-7, menggantikan Try Sutrisno.

BJ Habibie menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998.

BJ Habibie kemudian digantikan oleh Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang terpilih sebagai presiden pada 20 Oktober 1999 oleh MPR hasil Pemilu 1999.

Dengan menjabat selama 2 bulan dan 7 hari (sebagai wakil presiden) dan juga selama 1 tahun dan 5 bulan (sebagai presiden), BJ Habibie merupakan Wakil Presiden dan juga Presiden Indonesia dengan masa jabatan terpendek.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini