Tangis BJ Habibie Dibisiki Quraish di RS, Najwa Shihab: Amblas Hati Saya

Kata-kata yang dibisikkan Quraish Shihab membuat BJ Habibie menangis di rumah sakit.

Suara.Com
Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Tangis BJ Habibie Dibisiki Quraish di RS, Najwa Shihab: Amblas Hati Saya
Najwa Shihab dan BJ Habibie - (Instagram/@najwashihab)

Suara.com - Jurnalis kenamaan Najwa Shihab mengenang saat-saat dirinya dan sang ayah, Quraish Shihab, menjenguk Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Rabu (11/9/2019) pagi.

Ketika itu, kata Najwa Shihab, kondisi BJ Habibie sempat membaik dan bisa diajak berbicara meskipun tai bisa merespons dengan kata-kata.

"Rabu jam 10 pagi saya dan Abi Quraish menjenguk Eyang Habibie di RSPAD Gatot Subroto. Kondisinya sempat membaik saat itu, seperti penjelasan Dokter Vireza Pratama, spesialis jantung yang menemani kami di ruang CICU," tulisnya di Instagram, Kamis (11/9/2019).

Quraish Shihab sempat membisiki telinga BJ Habibie, yang terbaring lemah dan tak bisa berbicara lagi.

Najwa Shihab menyaksikan sendiri momen mengharukan itu, yang membuat BJ Habibie menitikkan air mata dan membuat Najwa Shihab kesulitan membendung rasa pilu.

"Saya menyaksikan ketika #AbiQuraish memegang tangan dan berbisik ke telinga Eyang Habibie, "Berkah ilmu Pak Habibie yang akan melapangkan jalan Bapak nanti..." Eyang memang sudah tidak bisa menjawab, tapi matanya masih bergerak-gerak tanda mengerti, dan tidak lama kemudian Eyang menangis. Amblas rasanya hati saya," kenang Najwa Shihab.

Beberapa jam setelah menjenguk BJ Habibie, di malam harinya, Najwa Shihab mendapat kabar duka. Saat itu putri kedua ulama kondang tersebut tengah bersiap untuk syuting program gelar wicaranya.

"Jam 18.06 pesan singkat itu masuk. "Innalillahi wa inna ilahi rojiun. Telah wafat Bapak BJ Habibie." Saya, yang saat itu sedang berada di Studio TRANS7 untuk persiapan LIVE mata Najwa episode KPK, langsung menghubungi Dokter Vireza untuk mengonfirmasi info itu. Dan benar, tepat jam 18.03 Eyang Habibie berpulang, "Saya sendiri yang tadi memeriksa kondisi dan mengumumkan jam wafatnya ini Mbak Nana," kata Dokter Vireza," lanjutnya.

Najwa Shihab dan BJ Habibie - (Instagram/@najwashihab)
Najwa Shihab dan BJ Habibie - (Instagram/@najwashihab)

Di mata Najwa Shihab, BJ Habibie adalah tokoh yang paling ia idolakan sebagai narasumbernya.

Bahkan, hubungan antara dirinya dan BJ Habibie, kata Najwa Shihab, lebih dari sekadar wartawan-narasumber.

"Setiap kali ditanya siapa tokoh favorit yang pernah diwawancara, jawaban saya tidak pernah berubah. Bacharudin Jusuf Habibie. Dan saya beruntung dapat banyak sekali kesempatan berbincang dengan Eyang Habibie. Soal cinta, demokrasi, teknologi, Indonesia yang berdikari dan harapannya untuk anak-anak muda negeri," ungkap wanita 41 tahun itu.

"Jika dihitung-hitung, tidak kurang dari 10 episode Mata Najwa dan Catatan Najwa yang menghadirkan #EyangHabibie. Setiap interaksi itu selalu berarti. Kedekatan Eyang Habibie dengan Abi Quraish juga membuat hubungan kami rasanya bukan sekadar seorang wartawan dan narasumbernya tapi lebih dari itu," lanjutnya.

Menurut Najwa Shihab, BJ Habibie adalah sosok yang penuh dengan cinta, tak hanya untuk istrinya, melainkan juga Indonesia.

Di samping itu, Najwa Shihab juga mengingat BJ Habibie sebagai sosok yang jenaka dan sering tampak ceria.

"Habibie adalah cinta. Ia pencinta yang penuh seluruh. Cintanya pada Ainun selalu sungguh, cintanya pada Indonesia tak pernah luruh. Cinta pulalah yang membuat saya memilih foto-foto ini untuk mengenang Eyang Habibie. Saat ia sedang tertawa dengan mata jenakanya yang khas," terang Najwa Shihab.

Kini, teknokrat pelopor teknopol itu telah selamanya pergi, menyusul Hasri Ainun Besari, istrinya tercinta.

"Saat ia dengan ringannya berkata di Mata Najwa, "Saya tidak lagi takut mati karena andaikan sampai waktunya nanti, saya tahu yang akan menemui Saya pertama adalah Ainun." Untuk Bacharudin Jusuf Habibie tercinta, selamat terbang menuju keabadian," tutup Najwa Shihab.

BJ Habibie meninggal dunia di usia 83 tahun pada Rabu (11/9/2019) petang di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Jasadnya disemayamkan di rumah duka di Patra Kuningan, Jakarta Selatan.

Wakil Presiden ketujuh Republik Indonesia tersebut akan dikebumikan di samping pusara istrinya, Hasri Ainun Besari, di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis (12/9/2019).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini