Gara-gara Rokok, Wanita Ini Terancam Dilarang Masuk Disney World Selamanya

Wanita ini sempat terlibat baku hantam dengan supir taksi di Disney World.

Suara.Com
Dany Garjito | Arendya Nariswari
Gara-gara Rokok, Wanita Ini Terancam Dilarang Masuk Disney World Selamanya
Disney World di Orlando. (Pixabay/stinne24)

Suara.com - Sejatinya, Disneyland menjadi salah satu taman rekreasi impian banyak orang dengan nuansa aman dan nyamannya. Namun belum lama ini, seorang wanita terancam dilarang masuk seumur hidup ke Disney World.

Bukan tanpa alasan, ternyata wanita ini sempat terlibat baku hantam di Disney World akibat dirinya tidak mendapat rokok.

Dilansir Suara.com dari laman News Week, Kamis (12/9/19), insiden itu terjadi di taman rekreasi Disney World, Orlando, Amerika Serikat.

Wanita yang diketahui bernama Ellen McMilion ini awalnya tengah mencari rokok di taman rekreasi tersebut.

Sampai akhirnya, wanita ini menuju pangkalan taksi dan meminta rokok dari sang supir.

Ternyata, diketahui sang supir tidak punya rokok dan memberikan informasi kepada wanita tersebut bahwa jika ingin merokok harus di luar taman rekreasi.

Merasa marah ketika diingatkan, wanita ini lantas menampar sang supir taksi.

Alhasil, wanita berusia 53 tahun tersebut langsung diamankan oleh pihak berwenang setempat.

Disney World di Orlando. (Pixabay/onecrazykatie)
Disney World di Orlando. (Pixabay/onecrazykatie)

Ellen sempat melakukan perlawanan dan menendang kaki seorang polisi berkali-kali sambil berkata kasar.

Padahal, waktu itu banyak anak-anak kecil yang hendak menikmati liburan di Disney World.

Timbul dugaan kuat bahwa Ellen tengah berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.

Tercium kuat bau alkohol dari mulut Ellen ketika polisi mengamankan wanita tersebut.

Akhirnya, Ellen dibawa ke Penjara Orange Country untuk sementara waktu, dengan tuntutan kekerasan tingkat tiga.

Juru bicara Disney World turut mengatakan, bahwa pihaknya sama sekali tidak memberikan toleransi terkait aksi kekerasan itu.

"Dia (Ellen) dilarang masuk ke seluruh properti Disney World di berbagai negara. Kami tengah bekerjasama dengan pihak kepolisian guna melakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkap juru bicara Disney World dikutip dari News Week.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini