Isu Gerindra Masuk Kabinet, PDIP Ingatkan Jokowi Akan Pesan Megawati

Hasto menegaskan bahwa Presiden Jokowi tetap memiliki hak prerogatif 100 persen yang tidak bisa diganggu gugat

Suara.Com
Bangun Santoso | Stephanus Aranditio
Isu Gerindra Masuk Kabinet, PDIP Ingatkan Jokowi Akan Pesan Megawati
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memprediksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memprioritaskan orang-orang di partai Koalisi Indonesia Kerja terlebih dahulu sebelum memikirkan partai lain untuk masuk ke Kabinet Indonesia Kerja Jilid II.

Hal iti diucapkan Hasto saat menanggapi isu merapatnya Partai Gerindra ke Kabinet Indonesia Kerja. Dalam isu tersebut disebutkan bahwa Gerindra telah menyiapkan tiga nama yakni Fadli Zon, Edhy Prabowo, dan Sandiaga Uno.

"Skala prioritas pak Jokowi adalah mengedepankan terlebih dahulu para menteri terutama yang berasal dari unsur kepartaian Koalisi Indonesia Kerja," kata Hasto Kristiyanto saat ditemui di Pondok Pesantren Al Tsafaqah di Jakarta Selatan, Selasa (8/10/2019).

Dia menegaskan bahwa Presiden Jokowi tetap memiliki hak prerogatif 100 persen yang tidak bisa diganggu gugat.

"Terkait susuan kabinet itu hak preogratif presiden, tapi tentu dalam demokrasi yang sehat koalisi sebelum pilpres dan pasca pilpres di dalam kabinet itu seharusnya senafas dan sebangun," katanya.

Meski demikian, PDIP berharap Jokowi sebagai kadernya mendengarkan masukan dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk memprioritaskan partai banteng moncong putih itu dengan kursi terbanyak di kabinet.

"Ya kata ibu Mega kan sebanyak-banyaknya. Tetapi kita juga tahu bahwa PDI Perjuangan ini tidak kemaruk," imbuh Hasto.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini