Sambangi Rumah Megawati, Pimpinan MPR Minta Saran Soal Amandemen UUD 1945

Tujuan para pimpinan datang ke rumah Megawati untuk bersilaturahmi.

Suara.Com
Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Sambangi Rumah Megawati, Pimpinan MPR Minta Saran Soal Amandemen UUD 1945
Pimpinan MPR RI periode 2019 - 2024 menemui Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019) sore. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Pimpinan MPR RI periode 2019-2024 menemui Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019) sore. Selain memberikan undangan pelantikan Jokowi - Ma'ruf, mereka juga ada tujuan lain.

Kedatangan mereka sekaligus untuk meminta saran soal amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad, mengatakan pihaknya membutuhkan saran dari putri Presiden pertama RI, Soekarno. Menurutnya pandangan Megawati menjadi penting bagi kelompok DPD yang notabene anggota terbanyak di MPR.

"Kami juga ingin dengar dari ibu (Megawati) sendiri, kira-kira bagaimana pikirannya mengenai amendemen UUD yang ada sekarang," ujar Fadel di depan Kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019).

Selain itu, Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mengatakan tujuan para pimpinan datang ke rumah Megawati untuk bersilaturahmi. Pihaknya juga akan menyampaikan agenda MPR jelang pelantikan Presiden.

"Pertama kita silaturahmi sekaligus melaporkan kepada Presiden RI ke-5 bahwa tentang agenda-agenda MPR yang akan datang untuk pelantikan presiden," jelasnya.

Pantauan Suara.com, para pimpinan MPR mendatangi rumah Megawati yang berpagar putih ini sekitar pukul 15.57 WIB. Beberapa pimpinan memarkirkan mobilnya di luar rumah dan berjalan kaki untuk menemui Megawati.

Kecuali Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo yang memarkirkan kendaraannya di garasi rumah Megawati.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini