Sabtu, 16 Desember 2017

Mitsubishi Xpander Yakin Kalahkan Toyota Avanza di Sumatera Utara

Xpander punya kemampuan meraih pangsa pasar di atas 30 persen pada 2018.

Suara.Com
Liberty Jemadu | Insan Akbar Krisnamusi
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi meluncurkan Mitsubishi Xpander untuk yang pertama kalinya di dunia pada pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (10/8). [Suara.com/Bernard Chaniago]
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi meluncurkan Mitsubishi Xpander untuk yang pertama kalinya di dunia pada pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (10/8). [Suara.com/Bernard Chaniago]

Suara.com - Mitsubishi mengutarakan keyakinan bahwa Xpander memiliki peluang mengalahkan pesaing terbesarnya, Toyota Avanza, di Sumatera Utara. Mitsubishi optimistis Xpander mampu menyalip Avanza sebagai low multi purpose vehicle (LMPV) terlaris di provinsi tersebut pada tahun depan.

Kepala Divisi Penjualan dan Pemasaran Region 3 PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Ilham Iranda Syahputra, mengatakan bahwa LMPV memiliki ceruk pasar cukup besar di Sumatera Utara.

"Dari catatan kami, selama Januari-Agustus penjualan total LMPV di Sumatera Utara 8.668 unit. Angka tersebut adalah 35 persen dari penjualan seluruh tipe kendaraan," buka Ilham saat ditemui di Medan, Sumatera Utara, Kamis (12/10/2017) dalam acara peresmian diler kendaraan penumpang Mitsubishi ke-97 di Indonesia.

Pasar LMPV Indonesia sendiri, termasuk tentunya Sumatera Utara, tahun ini kedatangan pemain baru, Xpander, yang diluncurkan Mitsubishi pada 10 Agustus kemarin dengan harga Rp189,05-245,35 juta on the road Jakarta.

Pemesanannya secara nasional, hingga akhir September, sudah mencapai lebih dari 23.000 unit dengan pengiriman yang dimulai per awal Oktober. Ilham mengatakan, di Sumatera Utara Xpander sejauh ini telah membukukan pesanan sekitar 1.700 unit.

"Target Xpander di Sumatera Utara adalah meraih pangsa pasar 25-30 persen (di segmen LMPV) di tahap awal yang berarti angkanya 220-240 unit per bulan. Dengan pangsa pasar sebesar itu, Xpander akan menjadi LMPV terlaris kedua di bawah Avanza. Tapi itu target tahap awal," lanjut Ilham.

Ia kemudian mengungkapkan keyakinannya bahwa Xpander memiliki kans untuk menyalip Avanza di takhta LMPV terlaris Sumatera Utara. Hal ini ia yakini terjadi saat pabrik baru Mitsubishi di Cikarang, Bekasi, sudah menjalankan kapasitas produksi maksimal Xpander sebanyak 5.000 unit per bulan sehingga pasokan ke pasar dapat mengimbangi permintaan.

Hingga akhir tahun ini, pabrik Mitsubishi Cikarang memang baru bisa memproduksi Xpander 4.000 unit per bulan. Ini menyebabkan pabrikan asal Jepang tersebut cukup kewalahan memenuhi pemesanan Xpander yang indennya bisa hingga awal 2018.

"Tahun depan, saat kapasitas produksi pabrik sudah berjalan normal, saya yakin insya Allah bisa (menjadi LMPV nomor satu di Sumatera Utara)," tegas Ilham.

Tahun depan, sambung Ilham, Xpander punya kemampuan meraih pangsa pasar di atas 30 persen seperti yang digapai Avanza saat ini.

Sementara menurut Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI, Irwan Kuncoro, secara konsep desain dan performa Xpander akan cocok dengan kondisi geografis Sumatera Utara.

"Xpander memang MPV, tapi (konsep desainnya) dikombinasikan dengan sport utility vehicle (SUV) jadi tentunya punya potensi baik di Sumatera Utara ini," nilainya.

Terpopuler

Terkini