Komunitas Vespa Ajak Lestarikan Budaya Saling Sapa

Ada sekitar 40 ribu penyuka Vespa di Tanah Air. Terbanyak kedua di dunia setelah Italia.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Komunitas Vespa Ajak Lestarikan Budaya Saling Sapa
Vespa Club, ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Vespa menjadi salah satu model sepeda motor yang memiliki banyak penggemar di Indonesia. Bahkan menurut pendiri komunitas Indonesia Vespa Day, Om Benk, komunitas Vespa di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia.

"Ada sekitar 40 ribu pengguna Vespa yang masih setia mengendarai sepeda motor klasik ini. Sejak Vespa mulai masuk Indonesia 1950-an hingga sekarang, kecintaan mereka terhadap Vespa masih tinggi. Bahkan komunitas Vespa di Indonesia adalah yang terbesar kedua di dunia setelah Italia," kata Om Benk, di sela acara Shopee Parjo Red Carpet, di Jakarta.

Selain jumlahnya yang banyak, Om Benk mengatakan komunitas Vespa juga dikenal punya solidaritas yang tinggi antara sesama pengguna. Meski tidak saling kenal, mereka biasanya akan saling sapa saat ketemu di jalan, khususnya model klasik.

"Kalau ada motor Vespa yang mogok, penggendara Vespa lain pasti akan berhenti untuk menolong atau membantu mendorongnya sampai bengkel," tuturnya.

Om Benk pun berharap, tradisi seperti ini bisa terus dilestarikan oleh para pengguna Vespa matik.

"Untuk yang pakai Vespa matik, saya berharap semangat persaudaraan ini juga bisa terus dibawa. Kalau bertemu pengendara Vespa matik lain di jalan, cobalah untuk membunyikan klakson sebagai salam sapa," papar Om Benk.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini