Uber Gandeng Bell Wujudkan Layanan Taksi Terbang

Bertenaga listrik hibrida, samnggup membawa sekitar lima penumpang, mirip helikopter.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Uber Gandeng Bell Wujudkan Layanan Taksi Terbang
Ilustrasi taksi terbang [Shutterstock].

Suara.com - Consumer Electronics Show (CES) 2019 jadi ajang unjuk gigi berbagai perusahaan teknologi ataupun otomotif untuk memperkenalkan inovasi terbaru. Tidak mau ketinggalan dari perusahaan lain, Uber dan Bell memanfaatkan ajang tahunan ini untuk memamerkan sebuah taksi terbang.

Diberi nama Bell Nexus, taksi terbang ini sanggup menampung hingga lima penumpang dan dibekali enam kipas bersudut tertentu yang ditenagai oleh listrik hibrida.

Presiden dan CEO Bell Mitch Snyder mengatakan, perkembangan industri yang cepat mendorong mereka untuk mengembangkan taksi terbang.

"Kami percaya, desain yang diambil dengan pendekatan strategis untuk membangun infrastruktur, akan mengarah pada keberhasilan penyebaran Bell Nexus ke seluruh dunia," kata Mitch Snyder, dikutip dari Interesting Enginering, Jumat 11/1/2019).

Sebelumnya, Uber sudah pernah memamerkan layanan taksi terbang untuk masa depan. Namun dalam mewujudkannya, perusahaan asal Amerika Serikat ini menggandeng Bell sebagai mitra awal untuk mewujudkan mimpi itu.

Pada Mei 2018, Uber memamerkan salah satu purwarupa taksi terbang di Uber Elevate Summit. Saat itu mereka menyatakan keinginan untuk memiliki unit yang dipamerkan pada 2023.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini