Tutup 2018, Mitsubishi Xpander Terjual 115.000 Unit

Mitsubishi Xpander bertarung di tengah ketatnya persaingan segmen LMPV di Indonesia.

Suara.Com
Ririn Indriani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Tutup 2018, Mitsubishi Xpander Terjual 115.000 Unit
Peluncuran Mitsubishi Xpander GLS di GIIAS 2018, ICE BSD, Tangerang, Kamis (2/8/2018). [Suara.com/Manuel Jeghesta]

Suara.com - Sekadar diketahui, 2018 menjadi tahun kedua bagi model Mitsubishi Xpander bertarung di tengah ketatnya persaingan segmen low multy purpose vehicle (LMPV) di Indonesia.
Sebagai pendatang baru, produk racikan Mitsubishi ini terbilang sukses bila melihat capaian sepanjang tahun lalu.

Berdasarkan angka penjualan unit yang disampaikan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Xpander berhasil membukukan penjualan lebih dari 115 ribu unit hingga Desember 2018.

“Xpander sebagai small-MPV unggulan Mitsubishi Motors telah mendapatkan penerimaan yang sangat baik. Hal ini tidak terlepas dari kesesuaian desain, fitur, performa, dan kenyamanan yang ditawarkan dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat Indonesia," ungkap Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI.

Menurut Irwan, 2018 juga merupakan tahun yang penting bagi sosialisasi Xpander kepada masyarakat. "Pada tahun 2019 kami terus berusaha untuk melanjutkan kesuksesan aktivitas, capaian, dan kontribusi Xpander serta meningkatkan layanan terbaik untuk konsumen dan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Untuk tahun fiskal 2019, PT MMKI berencana terus meningkatkan kapasitas produksi dengan target mencapai 150 ribu unit.

Sebagai informasi, Xpander saat ini dirakit di pabrik perakitan Mitsubishi yang terletak di kawasan industri GIIC Deltamas, Bekasi, Jawa Barat. Tidak hanya untuk pasar dalam negeri, tapi juga untuk pasar ekspor yang dimulai pada April 2018 ke Filipina sebagai tujuan ekspor pertama di wilayah ASEAN.

Seiring dengan permintaan yang tinggi di Indonesia dan wilayah ASEAN, Mitsubishi juga berencana terus meningkatkan kapasitas produksi dengan target mencapai 150.000 unit di tahun fiskal 2019.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini