Tren Sepeda Motor Capai Hasil Positif Sepanjang 2018

Catatan lain: ekspor R2 tak kalah menarik, apalagi pada 2017 kalahkan Vietnam dan Thailand.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Presiden Joko Widodo mencoba motor Royal Enfield saat mengunjungi Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (3/11/2018).  Sebagai ilustrasi [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari].
Presiden Joko Widodo mencoba motor Royal Enfield saat mengunjungi Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (3/11/2018). Sebagai ilustrasi [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari].

Suara.com - Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor (AISI), penjualan sepeda motor sepanjang 2018 mengalami pencapaian positif. Hal ini terlihat dari daya beli masyarakat yang membaik dibandingkan tahun sebelumnya.

Penjualan sepeda motor periode Januari - Desember 2018 secara nasional mencapai 6.383.111 unit. Angka ini melonjak cukup tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 5.886.103 unit.

Soal pemegang angka penjualan terbesar, Honda masih tetap merajai pasar dengan mengisikan produknya hingga 74,6 persen. Disusul oleh Yamaha 22,8 persen, Suzuki 1,4 persen, Kawasaki 1,2 persen serta TVS sebesar 0 persen.

Dari seluruh model yang dipasarkan, skuter matik (skutik) masih mendominasi penjualan hingga 84,6 persen, sport 7,5 persen, dan bebek 7,9 persen.

Tren positif pasar domestik rupanya juga diikuti oleh hasil ekspor sepeda motor yang turut mengalami lonjakan. Bila 2017 lalu total ekspor mencapai 434.691 unit secara keseluruhan, sepanjang 2018 berhasil naik hingga mencapai 627.421 unit atau mengalami kenaikan sebesar 192.730 unit.

Sebagai informasi, pada 2017 Indonesia berhasil meraih reputasi sebagai eksportir terbesar untuk kendaraan roda dua (R2) mengalahkan Vietnam dan Thailand. Dengan perolehan secara angka: Indonesia melego sebanyak 5.886.103 unit, Vietnam sebanyak 3.272.373 unit, dan Thailand sebanyak 1.810.771 unit.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini