KTB Fokus Melebarkan Dominasi di 2019

Pasar kendaraan niaga kini dikuasai dengan cara menghadirkan varian baru ini.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Mitsubishi Fuso Fighter [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Mitsubishi Fuso Fighter [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), mulai mengembangkan pasar varian Fighter ke seluruh Indonesia tahun ini.  Untuk itu, produsen satu itu kini meluncurkan sembilan  varian Fuso Fighter. Tujuannya adalah meningkatkan pangsa pasar KTB di segmen MDT (Medium Duty Truck).

Atsushi Kurita, Presiden Direktur KTB, mengungkapkan, Fuso Fighter pertama kali dipasarkan secara terbatas di area Sumatera sejak Oktober 2018.

"Kami menerima banyak tanggapan positif. Mulai awal tahun ini Fighter siap dipasarkan ke seluruh Indonesia," demikian papar Atsushi Kurita, di Jakarta.

Sepanjang 2018, Mitsubishi Fuso berhasil meraih 43,9 persen pangsa pasar dengan jumlah penjualan sebanyak 51.132 unit. Hal ini menunjukkan bahwa Mitsubishi Fuso masih berada di posisi sebagai market leader dalam segmen kendaraan niaga.

Sebelum ada varian Fighter, pangsa pasar Fuso di segmen MDT hanya mencapai 18,6 persen, setelah itu meningkat menjadi 19,2 persen. Selain itu, Fuso juga memiliki segmen LDT (light duty truck) yang mendominasi pasar. Namun sayangnya, segmen MDT masih dikuasai kompetitor.

"Dengan varian Fighter baru, kami berharap dalam tiga tahun mendatang pangsa pasar Fuso di segmen MDT bisa mencapai 35 - 40 persen. Sedangkan untuk keseluruhan segmen, KTB membidik sampai 50 persen," tutup Atsushi Kurita.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini