Diberi Label Rp 24 Jutaan, Suzuki Thunder Dipasarkan Kembali

Pernah disuntik mati pada 2016, dan kini beredar lagi, mungkinkah edisi baru?

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Suzuki GSX 150 Bandit. Sebagai ilustrasi motor batangan produksi Suzuki [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Suzuki GSX 150 Bandit. Sebagai ilustrasi motor batangan produksi Suzuki [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - Masuk melalui importir umum, Suzuki Thunder atau Suzuki EN 125 resmi meramaikan pasar sepeda motor Vietnam. Menariknya, motor style lelaki alias batangan milik Suzuki ini dipatok dengan harga cukup tinggi, yakni 40 juta Dong atau sekitar Rp 24 jutaan.

Mengutip Motosaigon, Suzuki Thunder yang masuk pasar Vietnam sebenarnya merupakan generasi lama. Tampak desain lampu belakang masih menggunakan bentuk bulat, tangki tanpa stripping dan plastik penutup tangki biru seperti digunakan pada model lama Suzuki Thunder.

Bila mengacu pada Suzuki Thunder di Indonesia, Suzuki pernah membubuhkan label  harga sekitar Rp 18 jutaan untuk versi terbaru. 

Sebagai kilas balik, Suzuki Thunder pertama kali meluncur pada 1999 dengan kapasitas mesin 250 cc, serta diboyong langsung dari Jepang. Mulai 2003, Suzuki Indonesia mulai merakitnya secara lokal untuk pasar nasional.

Model ini digadang-gadang sebagai penantang Honda Tiger yang memiliki kapasitas mesin 200 cc. Sayang kurang menuai sukses, karena faktor harga, yaitu Rp 20 juta, juga fitur kurang lengkap. Akibatnya, kalah bersaing dengan Honda Tiger dan Yamaha Scorpio.

Hingga 2004, Suzuki tetap mempertahankan Thunder. Bedanya, kapasitas mesin yang ditanamkan lebih kecil, yaitu 125 cc. Sesudahnya, pada 2016 produk ini disuntik mati.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini