Hadirkan PCX Electric, Honda Pilih Skema Bisnis Penyewaan

Meski sudah dikenalkan, statusnya sementara bukan hak milik, melainkan pinjam berbayar.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Honda PCX Electric tampak samping. Keren berbodi bongsor  [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Honda PCX Electric tampak samping. Keren berbodi bongsor [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi meluncurkan Honda PCX Electric, pada Kamis (31/1/2019), sebagai jawaban atas tren elektrifikasi sepeda motor masa depan.

Meski begitu, pabrikan berlogo sayap mengepak ini tidak langsung menjual produk terbarunya. Dalam hal ini AHM lebih memilih skema bisnis sewa untuk Honda PCX Electric.

"Kami saat ini akan menjalankan skema bisnis penyewaan kepada perusahaan untuk mendukung operasional bisnis. Nantinya, akan kami pelajari secara bertahap bagaimana perkembangan motor listrik di sini," ujar Executive Vice President Director AHM, Johannes Loman, di Holiday Inn Kemayoran, Jakarta.

Selain itu, dalam pengembangannya AHM juga akan menggandeng pihak ketiga dalam melayani penyewaan dengan berbagai perusahaan. Kegiatan penyewaan ini akan dimulai pada kuartal pertama 2019 di beberapa kota besar Indonesia. Sedangkan harga penyewaannya sendiri adalah Rp 2 juta per bulan.

"Tahap awal skema bisnis ini juga dapat menjadi landasan untuk melihat dan menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat kedepan," tambah Johannes Loman.

Tenaga penggerak PCX Electric mengandalkan dua baterai lithium-ion, masing-masing 50,4V dengan densitas tinggi yang dipasang secara serial. Konstruksi motor listrik menggunakan struktur Interior Permanent Magnet (IPM) agar mendapatkan efisiensi energi dan performa motor listrik yang optimal.

Honda PCX Electric, simak tulisan elektriknya [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Honda PCX Electric, simak tulisan elektriknya [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Honda PCX Electrix menghasilkan output maksimum 4.2kW yang didapat sejak putaran rendah, dengan akselerasi lembut. Torsi maksimal 18 Nm @500 rpm. Unit daya yang kuat dan ringkas sanggup menjaga suhu sepeda motor serta mengontrol aliran listrik secara lancar dan presisi. Sistem elektrifikasi ini membuat pompa oli, radiator, dan kopling tidak diperlukan.

Untuk mengisi baterai kosong, dua Honda Mobile Power Pack mampu terisi penuh dalam pengisian selama empat jam saat menggunakan pengisi daya opsional dengan metode off-board. Terdapat pula cara pengisian menggunakan sistem on-board (terkoneksi langsung dengan listrik) dengan masa pengisian enam jam.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini