Dididik Paham Berlalu-lintas, Kaum Milenial Jadi Pelopor Keselamatan

Harapan kaum milenial paham berlalu-lintas ini diserukan Kepala Kepolisian NTT.

Suara.Com
RR Ukirsari Manggalani
Dididik Paham Berlalu-lintas, Kaum Milenial Jadi Pelopor Keselamatan
Ratusan pelajar mengikuti acara Milennial Road Safety Festival Kota Kupang, NTT, Sabtu (2/2/2019). Acara yang diinisiasi oleh Dirlantas Polda NTT itu bertujuan membentuk para pelajar menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu-lintas [ANTARA FOTO/Kornelis Kaha].

Suara.com - Saat ini, acara Millennial Road Safety Festival atau festival keselamatan berkendara bagi kaum milenial yang berlangsung secara nasional terus bergulir. Antara lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu harapannya, agar kaum milenial paham berlalu-lintas .

Dikutip dari kantor berita Antara, acara Milennial Road Safety Festival di Provinsi Nusa Tenggara Timur diinisiasi oleh Direktorat Lalu Lintas Polda NTT, dan mengundang ratusan pelajar di seluruh Kota Kupang.

"Mengapa kami memilih kaum milenial dalam kampanye keselamatan berlalu-lintas? Karena kami ingin agar mereka yang terdiri dari para pelajar ini menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu-lintas," papar Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Raja Erizman, di Kupang, Sabtu (2/2/2019).

Irjen Pol Raja Erizman menyatakan bahwa tren kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) di provinsi berbasis kepulauan ini mengalami peningkatan cukup signifikan pada 2018. Prosentase peningkatan jumlah lakalantas ini bahkan mencapai angka lebih dari 60 persen.

"Jika dibandingkan dengan angka kecelakaan pada 2017 yang berjumlah 131 kasus, maka 2018 mengalami peningkatan hingga 62,60 persen menjadi 213 kasus kecelakaan dan dari jumlah itu, kaum milenial lebih tinggi jumlahnya," jelas Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur.

Ia mengharapkan, agar kaum milenial menjadi pelopor keselamatan saat berkendaraan.

"Kami berharap agar hal ini bisa dilaksanakan oleh anak-anak ini, apalagi tadi sudah ada deklarasi bersama," imbuhnya.

Harapan senada juga diungkapkan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Viktor B. Laiskodat. Dalam sambutannya di depan kaum milenial yang terdiri dari ratusan pelajar di Kupang, ia mengimbau bahwa kaum milenial harus memberikan perubahan.

"Kaum milenial harus menunjukkan sesuatu yang berbeda di tengah masyarakat. Berbeda dalam arti memberikan sesuatu yang positif bagi masyarakat sekitar," ucapnya.

Termasuk dalam hal berlalu-lintas, di mana ia mengharapkan agar generasi muda Nusa Tenggara Timur menjadi teladan bagi masyarakat sekitarnya.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini